STRATEGINEWS. Id. Landak Kalbar- Dua anak perusahaan PT. Sampoerna Agro Tbk Landak area yakni perusahaan perkebunan sawit PT. Tebar Tandan Tenerah (TTT) dan PT. Nusantara Sarana Alam (NSA) menggelar Apel Siaga dan simulasi pemadam kebakaran hutan dan lahan.
Apel siaga dan simulasi digelar dihalaman Kantor PT. TTT Desa Songga Kecamatan Menyuke Kabupaten Landak Kamis (5/10/2023) itu,Manager Plantation Support, Paskalius Hendra selaku Pembina upara dan Chief Security (Kepala Satpam),Akian selaku Komandan upacara diikuti oleh Damkar, staf kedua perusahaan dan di hadiri Manager Kedua perusahaan, Forkopimcam, Dewan Adat, Temenggung, Kepala Desa serta tamu undangan lain.
Pembina upara, Paskalis Hendra mengapresiasi kehadiran tamu undangan serta Satgas Damkar Kedua perusahaan yang hadir pada acara Apel Siaga dan simulasi pemadam kebakaran hutan dan lahan ini.
Semoga kegiatan Apel Siaga dan simulasi pemadam kebakaran hutan dan lahan di wilayah kebun PT. TTT dan NSA ini semakin membangkitkan kebersamaan kita terhadap penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan,” kata Paskalis Hendra
Menurut Paskalis Hendra, sebagai mana kita ketahui kebakaran hutan dan lahan tentunya dapat menimbulkan negatif yang sangat luar biasa. Salah satunya timbulnya penyakit pernapasan atau ispa, terganggunya transportasi lau dan udara serta dapat mengganggu aktifitas kita sehari-hari.
Disampaikannya juga, bahwa persiapan alat kebakaran yang di miliki kedua perusahaan ini diantaranya 2 menara api di PT. NSA dan 1 menara api di PT. TTT yang nantinya juga akan ditambah 2 masing-masing menara api.
Selanjutnya, embung yang merupakan kantong-kantong air jika terjadi kebakaran hutan dan lahan. Di PT. NSA terdapat 7 embung dan di PT. TTT terdapat 6 embung. Kemudian, ada mesin 5 Hp di PT. NSA terdapat 3 unit dan PT. TTT ada 1 unit.
Mesin 25 Hp masing-masing 1 unit, dan ini sudah standar jika terjadi kebakaran hutan dan lahan di area sekitar lokasi kebun.
Dijelaskan Paskalis Hendra, bahwa perusahaan juga sudah memiliki 1 unit mobil damkar dan 1 unit mobil Ambulance. Untuk di PT.NSA saat ini sedang kita usulkan 1 unit mobil damkar,” katanya.
” Untuk membeckup unit yang lain, perusahaan juga menyiapkan 6 motor patroli. Ia berharap kepada satgas Damkar untuk selalu bekerja secara efektif dan efisien, selalu menjaga kesehatan dan keselamatan.
Begitu juga cara penggunaan alat kebakaran ini tidak sembarangan. Cara penggunaan alat kebakaran ini nanti kita sampaikan pada saat simulasi,” jelas Paskalis Hendra.
(Man)












