DPRD Landak Setujui Pembahasan Lanjutan Rancangan Perubahan APBD 2025

Oplus_131072

STRATEGINEWS. Id. Landak Kalbar- Tujuh fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Landak menyatakan menerima Rancangan Perubahan Peraturan Daerah (Perda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 untuk dilanjutkan ke tahap pembahasan berikutnya.

Keputusan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Landak yang berlangsung pada Senin, 28 Juli 2025, di ruang sidang utama DPRD Kabupaten Landak.

Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Minadinata, S.H., didampingi Wakil Ketua Ezra Geovani, S.T., serta dihadiri oleh Wakil Bupati Landak Erani, S.T., M.T., jajaran staf ahli Bupati, para asisten Sekda, kepala OPD, dan para undangan.

Dalam sidang tersebut, penyampaian pandangan umum dari tujuh fraksi dilakukan secara kolektif dan diwakili oleh Fraksi Partai Nasdem.

Juru bicara fraksi, Felix Fernando, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Kabupaten Landak dalam menyusun Ranperda Perubahan APBD 2025 yang dinilai responsif terhadap dinamika pembangunan dan kebutuhan masyarakat.

Fraksi Nasdem menekankan bahwa arah kebijakan anggaran perlu difokuskan untuk memperkuat struktur ekonomi lokal, salah satunya melalui penciptaan wirausaha-wirausaha baru yang mampu membuka lapangan kerja.

“Kami mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan ruang tumbuh bagi pengusaha muda dan pelaku ekonomi kreatif sebagai bagian dari strategi mengurangi pengangguran,” ujar Felix Fernando.

Selain itu, fraksi ini juga menyoroti pentingnya pemerataan pembangunan di seluruh wilayah, terutama daerah pedalaman yang masih minim akses.

Potensi sumber daya alam di daerah tersebut dianggap perlu digarap lebih maksimal untuk mendukung kesejahteraan masyarakat setempat.

“Pemerataan pembangunan harus menjadi perhatian utama, termasuk peningkatan infrastruktur dasar dan konektivitas wilayah pedalaman,” jelasnya.

Dari sisi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), Fraksi Nasdem mendorong pemerintah daerah untuk lebih aktif memberikan pelatihan dan penguatan kapasitas, khususnya bagi generasi muda.

Menurut mereka, pendidikan vokasi dan pelatihan wirausaha menjadi kunci mencetak SDM yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Fraksi Nasdem juga menyampaikan harapan agar pembahasan lanjutan rancangan perubahan APBD benar-benar mengarah pada program-program prioritas yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Kejelasan alokasi anggaran dan penajaman indikator kinerja turut menjadi sorotan.

Seluruh fraksi dalam DPRD sepakat untuk melanjutkan pembahasan dokumen tersebut. Hal ini sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah.

“Dengan semangat bersama, kami menyatakan siap untuk membahas lebih lanjut Rancangan Perubahan APBD 2025 demi kemajuan dan kemakmuran masyarakat Kabupaten Landak,” pungkas Felix.

Rapat paripurna ditutup dengan komitmen DPRD dan Pemerintah Daerah untuk menjaga sinergi dalam proses pembahasan anggaran, agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat secara adil dan merata.

(Man)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *