Sartiman Peraih Kinerja Award 2026, Totalitas Pengabdian Seorang Jurnalis

STRATEGINEWS.id, Jakarta – Selama lebih dari dua dekade, sosok ini telah konsisten merawat kepercayaan publik melalui berita yang jujur. Tak kenal lelah turun ke lapangan, menembus batasan demi menyajikan kebenaran dari pelosok hingga pusat. Dedikasinya bukan hanya pada aktualitas berita, melainkan pada komitmen menjaga integritas jurnalistik.

Usia, bagi Jurnalis kelahiran Landak, Kalimantan Barat tahun 1970 ini, bukanlah penghalang untuk menginvestigasi sebuah berita, kemudian meramunya untuk kemudian disajikan kepada pembaca.

“ Totalitas pengabdian. Jurnalistik adalah ruh, yang harus tetap menyala. Jurnalistik adalah profesi yang berbasis pada rasa ingin tahu, dedikasi pada kebenaran, dan kemampuan bercerita, bukan pada batasan umur,” kata Sartiman, di sebuah kedai kopi di kawasan Jalan Margonda, Kota Depok, Sabtu, 31 Januari 2026.

“ Seorang jurnalis harus mampu membawa perspektif, kedalaman analisis, dan jaringan yang luas. Usia yang lebih tua sering kali memberikan kebijaksanaan dalam melihat sebuah isu dari berbagai sudut pandang,” ujarnya filosofis.

Bagi Sartiman, dalam jurnalistik, yang utama adalah integritas dan profesionalisme, bukan angka usia.

Di balik setiap liputan investigasi, terdapat perjalanan panjang yang penuh tantangan. Penerima penghargaan ini membuktikan bahwa jurnalisme bukan sekadar profesi, melainkan keberanian untuk bersuara bagi mereka yang terpinggirkan. Melalui karya-karya tajam yang berdampak nyata, ia berhasil mendorong perubahan positif bagi masyarakat.

Sartiman adalah contoh seorang jurnalis berintegritas dan berdedikasi. Selama sepuluh tahun bergabung di strateginews.id, banyak karya-karya jurnalistik lahir dari sosok yang rendah hati ini.

Di tengah perubahan lanskap media yang serba cepat, ia tetap konsisten menjaga aliran informasi tetap jernih, akurat, dan bermakna dari wilayahnya. Kerja-kerja jurnalistiknya menjadi energi yang menggerakkan kebaikan dan kemajuan daerah.

Sebagai seorang jurnalis, ia selalu menyelipkan nilai-nilai edukasi dan moral, tak hanya sekedar melaporkan suatu peristiwa dan mengemasnya dalam berita.

“ Jurnalisme tidak sekadar melaporkan data, tetapi juga membangun pemahaman dan koneksi antarmanusia, menjadikannya panggilan moral untuk tidak kehilangan sisi manusiawi dalam mengejar kebenaran,” tuturnya.

Media, pesan Sartiman, diharapkan tidak hanya mengejar klik atau keuntungan ekonomi, melainkan juga mengawal aspirasi masyarakat dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Atas komitmen dan dedikasinya, mengantarkan Sartiman meraih Kinerja Award 2026, sebagai Jurnalis Berdedikasi dan Berintegritas.

[ Jagad ]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *