IGI&BEI Gelar Kegiatan Sekolah Pasar Modal di SMA Negeri 3 Singkawang

Strateginews.id, Singkawang Kalbar – Kegiatan Sekolah Pasar Modal program kemitraan Ikatan Guru Indonesia (IGI) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) Wilayah Kalimantan Barat terus berlanjut. Kali ini Berlangsung di SMA Negeri 3 Kota Singkawang Kalbar, Selasa, (19/05/2026).

Sekolah Pasar Modal ini, dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang Safari Hamzah, Kepala SMAN 3 Singkawang Rini Susilowati, M.Pd. Ketua Wilayah IGI Kalbar Arnold Jacobus, M. Pd dan Ketua Pengurus IGI Kota Singkawang, Tokimin. Pembina IG Singkawang Helmi Fauzi,SH. Guru SLBN Singkawang Edi Sutowo dan Rendi Setiawan Firdaus, S.Pd . Para guru dan tenaga kependidikan, beserta para murid Kelas X SMA Negeri 3 Singkawang.

Dalam sambutannya, Safari Hamzah memberikan pencerahan baik kepada para peserta sekolah pasar modal. Sebagai anak dari kedua orang tua, dan sebagai murid di sekolah, Safari Hamzah mengatakan harus paham dan mengerti arah tujuan untuk masa hadapan.

Kebijaksanaan dalam menggunakan fasilitas smart phone dewasa ini, menjadi penyampaiannya. Bahwa tidak semua kemudahan yang ditawarkan di dalamnya adalah merupakan hal tawaran kemudahan yang sebenarnya. Banyak manipulasi, jebakan, bahkan tipuan yang justru berakibat menjerumuskan usia anak sekolah dewasa ini.

Anak-anak didik saat ini, termasuk anak-anak yang diuntungkan, diselamatkan sejak awal. Terima kasih untuk insan pendidik di sekolah.

Membuat rusak anak-anak saat ini, menurut Safari Hamzah, karena ketidakseimbangan antara kebutuhan yang diinginkan, dengan kondisi riil berbagai latarbelakang. Sehingga apa yang dibutuhkan tersebut, tidak menjadi secara instan mudah didapatkan. Jiwa kemandirian untuk maju meraih apa yang dicita-citakan, menjadi solusi yang sudah harus dibangun sejak dini. Dengan membulatkan tekad yang kuat, bersungguh-sungguh sekolah dan belajar. Terpenting menanamkan prinsif dalam diri, untuk selalu merasa bersyukur kepada Tuhan YME atas apapun keadaan, tidak menjadi penghalang untuk meraih jenjang sekolah dan pendidikan yang lebih baik.

Selaku narasumber, Ardhi Anto dari BEI Wilayah Kalbar. Memberikan pemahaman kepada siswa dan siswi, agar lebih bijaksana dalam mengelola keuangan dan aset secara produktif. Hindari budget paspasan jiwa sosialita. Belilah sesuatu yang dibutuhkan bukan yang diinginkan sesuai kemampuan keuangan. Serta bijak dan lebih selektif dalam melakukan investasi, ke perusahaan investasi yang kadang mengatasnamakan lembaga keuangan pasar modal.

Ardhi Anto mengingatkan, siswa maupun siswi SMA 3 Negeri Singkawang untuk tidak mudah tergiur dengan nilai harga keuntungan yang biasanya dibandrol promo dengan harga tinggi. Aflikasi jasa investasi yang seperti itu, sebutnya, kadang tidak disertai dengan perijinan resmi pengawasan OJK. Peserta sekolah pasar modal, pula diharapkan untuk menghindari praktek judol, pinjol dan perusahaan investasi bodong.

(Ibnu Azan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *