Dari Pantai Petrus Kafiar Amban Manokwari, Pelajar Lintas Iman Menjahit Toleransi untuk Papua Barat

STRATEGINEWS.id, Manokwari — Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Papua Barat menggelar Kemah Persahabatan Pelajar Lintas Agama selama tiga hari, 16–18 Desember 2025, di kawasan Pantai Petrus Kafiar Amban, Manokwari. Kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan lintas iman bagi generasi muda untuk menumbuhkan sikap toleransi, kebersamaan, dan saling menghargai dalam bingkai kebhinekaan.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Papua Barat yang diwakili Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Papua Barat, Onasius P. Moze Matani, S.Hut., M.Sc., pada Selasa (16/12/2025). Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa perbedaan merupakan kekuatan bangsa yang harus dirawat sejak usia sekolah.

Menurut Matani, kegiatan lintas agama seperti kemah persahabatan memiliki peran strategis dalam membentuk cara pandang pelajar agar mampu menerima perbedaan sebagai kekayaan nasional, bukan sebagai sumber perpecahan.

Ketua FKUB Papua Barat, Pdt. Sadrak Simbiak, menyampaikan bahwa kemah ini merupakan bagian dari komitmen FKUB dalam menjaga kerukunan umat beragama di Papua Barat, yang nilainya sama pentingnya dengan menjaga persatuan dan kebhinekaan bangsa.

Ia menekankan bahwa toleransi tidak boleh berhenti pada slogan, melainkan harus diwujudkan dalam sikap hidup dan praktik sehari-hari, baik di sekolah maupun di tengah masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris FKUB Papua Barat, Ida Bagus Putu Candi, menjelaskan bahwa kemah persahabatan ini merupakan tindak lanjut dari program FKUB Go to School yang sebelumnya telah dilaksanakan di sejumlah sekolah di Manokwari.

Menurut Candi, sasaran utama kegiatan ini adalah pelajar tingkat SLTA dan MTs karena berada pada fase usia yang rentan terhadap pengaruh negatif, namun juga memiliki potensi besar menjadi agen kerukunan.

“Dengan saling mengenal, otomatis tumbuh saling memahami. Dari situlah toleransi lahir secara alami di antara generasi muda,” ujar Candi.

Kegiatan ini diikuti oleh 70 pelajar lintas agama dari berbagai SMA dan Madrasah Tsanawiyah di Kabupaten Manokwari, dengan pendampingan para pembina Gerakan Pramuka dari berbagai gugus depan.

Selama kemah berlangsung, peserta mengikuti beragam agenda, antara lain dialog moderasi beragama, permainan kebersamaan lintas iman, pentas seni multikultural, serta kegiatan penguatan karakter., cinta lingkungan maupun outbond bersama yang dikemas secara kreatif dan menyenangkan.

Pada akhir kegiatan, panitia memberikan sejumlah apresiasi kepada peserta. SMA Negeri 2 Manokwari terpilih sebagai sekolah favorit, sementara Abdul Harfis dari MTsN Manokwari dinobatkan sebagai Duta Persahabatan Putra dan Kesya Putri Adinda dari SMA Negeri 2 Manokwari sebagai Duta Persahabatan Putri.

Atas nama tim pelaksana lapangan, Yohanes Ada’ Lebang (Red-Pembina UKM Gerakan Pramuka Universitas Caritas Indonesia-UNCRI) menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, khususnya keterlibatan aktif Gerakan Pramuka dalam pendampingan peserta.

Ia berharap kemah persahabatan ini melahirkan generasi muda Papua Barat yang sehat, ceria, berkarakter, harmonis dan mampu merawat toleransi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, FKUB Papua Barat menegaskan komitmennya untuk terus mendorong ruang-ruang dialog dan perjumpaan lintas iman sebagai fondasi membangun perdamaian dan kebersamaan di Tanah Papua.

Dari Pantai Petrus Kafiar Amban, para peserta pulang membawa lebih dari sekadar kenangan. Mereka membawa pesan bahwa perbedaan, ketika dirawat dengan kasih dan dialog, dapat menjadi fondasi kuat bagi persatuan dan masa depan Papua Barat yang damai. Salam Toleransi

[yo/rel]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *