Daerah  

Pemkot Subulussalam bayar 6 bulan honor perangkat desa

STRATEGINEWS.Id|Subulussalam – Kantor Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Subulussalam disambangi puluhan Kepala Desa setempat dan perangkatnya, Senin [18/12].

Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Indonesia ( APDESI ) Kota Subulussalam Zulfan di depan kantor BPKD menyampaikan delapan bulan honor perangkat desa sePemko Subulussalam sampai akhir tahun ini belum dibayarkan pemerintah.

Untuk itu ia dan seluruh kepala desa se kota Subulussalam hari ini mendatangi kantor badan keuangan, mempertanyakan kepastian honor perangkat desa yang delapan bulan tersebut.

“Apakah honor perangkat desa dari 82 desa yang ada, akan dibayarkan pada akhir tahun ini atau tidak,agar kami tahu mengambil sikap”,ujar Zulfan.

Sekira dua jam menunggu kehadiran Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah yang tak kunjung hadir, rombongan perangkat desa tersebut geser ke gedung DPRK Subulussalam.

Di gedung DPRK para kades dan perangkat desa di terima Sekwan, Anggota DPRK Bahagia Maha,H.Mukmin,H.Karlinus dan H.Zainuddin,Plt Sekda H.Sairun,S.Ag serta Kaban BPKD Subulussalam Rudi H. Bintang.

Pertemuan yang bersifat audiensi dadakan tersebut berjalan alot terkait kepastian honorer perangkat desa.APDESI Subulussalam fokus pada apakah pemerintah kota Subulussalam akan membayar honor perangkat desa dari 82 desa yang ada pada bulan Desember tahun ini.Dan jangan hanya sebagian desa, dikarenakan adanya informasi pemko hanya akan membayar honor 43 desa.

Akhirnya pertemuan APDESI dengan jajaran terkait di Eksekutif dan legislatif tersebut, membuahkan hasil kesepakatan Pemko Subulussalam akan membayar honor perangkat desa selama 6 bulan pada tahun 2023 dengan sisanyanya 6 bulan lagi akan dibayarkan paling cepat bulan Maret tahun 2024.Hal ini sesuai kemampuan keuangan pemerintah yang sedang alami defisit.

Dimana menurut Kaban BPKD Subulussalam Rudi Bintang, pemerintah Subulussalam diakhir tahun ini selain membayar honor perangkat desa,juga akan membayar honor Anggota Damkar, Tenaga Kesehatan dll.Jadi kemampuan Pemkot membayar honor perangkat desa pada tahun ini hanya 6 bulan saja.

“Saya berharap bantuan dan pengertian kepala desa semuanya, karena kami juga akan membayar honor tenaga damkar dan nakes,sehingga keinginan para perangkat desa agar honor yang delapan bulan lagi dibayarkan, tidak terpenuhi”,ujar Rudi.

Berarti diakhir tahun 2023 ini perangkat desa sepemko Subulussalam hanya akan menerima dua bulan lagi honor mereka,sisanya bersabar bersamaan dengan pergantian pimpinan di tahun 2024.

[dedi]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *