STRATEGINEWS.Id, Subulussalam – Sebanyak 13 orang murid sekolah dasar di Kecamatan Rundeng Kota Subulussalam terindikasi dicabuli seorang oknum guru.
“Ada 13 orang korban nya bang,”ujar S tokoh masyarakat.
Kapolres Subulussalam via Kasatreskrim Iptu Abdul Mufakhir yang dikonfirmasi Strategi news pada Rabu(18/10) malam membenarkan adanya laporan warga atas dugaan tindak pidana pencabulan tersebut yang saat ini masih ditangani Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).
Adapun S seorang tokoh masyarakat di Kecamatan Rundeng menyampaikan kepada strategi news bahwa kejadian tersebut diketahui pada tanggal 17 Oktober 2022
lantaran beberapa murid di desa tersebut tidak mau masuk sekolah, setelah ditanyai orang tua korban salah seorang murid menceritakan bahwa oknum guru tersebut jalangan.
” Yah guru yang pakai kacamata itu jalangan,saya gak mau sekolah,saya gak dapat menjawab soal disuruh kedepan kelas dan rok saya dibukanya bla,bla,bla,”jelas murid tersebut.
Dengan berbekal cerita itu S yang juga orang tua para korban langsung menjumpai Kepala Sekolah Dasar di desa itu untuk mengklarifikasi kebenaran peristiwa yang dialami anaknya,anak saudaranya dan belasan anak lainnya.
Masih menurut S kemudian dirinya menghubungi Kadispendikbud Kota Subulussalam menjelaskan peristiwa itu,dan pihak dinas meminta waktu untuk mengklarifikasi kebenaran peristiwa tersebut, jelas S.
Sejak tanggal 17 tersebut,baru kemarin lah warga membuat laporan ke SPKT Polres Subulussalam,ujar S.
Sementara itu AG Kepsek SD tersebut yang dikonfirmasi strategi news membenarkan pada tanggal 17 Oktober ada beberapa warga yang menjumpai dirinya mengkonfirmasi perbuatan asusila yang dilakukan oknum guru tersebut.Dan dirinya langsung mengkonfirmasi kepada diduga pelaku, yang tidak diakui oknum guru tersebut.
Adapun diduga korban pencabulan murid kelas 1 dan 2 SD,diantaranya seorang berjenis kelamin laki-laki,ujar Kepsek.
Sampai saat ini ditingkat kepolisian, masih dalam tahap penerimaan pengaduan masyarakat.
[dedi]












