Strateginews.id, Singkawang Kalbar – Hari Senin tanggal 30 Maret 2026 merupakan hari masuk sekolah bagi siswa, pasca liburan Nasional dan liburan bersama lebaran idul fitri 1447 Hijriyah/2026 M.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang H. Asmadi, S.Pd., M.Si menyampaikan, penyelenggaraan pendidikan di Kota Singkawang dalam rangka mewujudkan pelayanan pendidikan untuk semua itu, pelaksanaan pembelajaran tetap dilaksanakan dengan tatap muka.
“Jadi untuk di Singkawang pembelajaran tetap dilaksanakan tatap muka seperti biasa. Tidak ada pembelajaran daring, ” terang Asmadi, Sabtu pagi (28/03/2026).
Proses belajar mengajar secara tatap muka seperti biasa, kata Asmadi, perlu disampaikan kepada seluruh warga masyarakat Kota Singkawang. Untuk menyikapi adanya beberapa informasi apakah pembelajaran dilaksanakan secara tetap muka maupun daring.
Hal ini telah juga disampaikan Asmadi, sebagaimana surat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang nomor 400.3.5.2/869/PDAS.01/2026 tanggal 17 Maret 2026 perihal pelaksanaan Penerapan Sistem Kerja, yang ditujukan kepada Kepala PAUD Negeri/Swasta, Kepala SD Negeri/Swasta dan Kepala SMP Negeri/Swasta se Kota Singkawang. Surat tersebut menindaklanjuti surat edaran Walikota Singkawang Nomor ; 000.8.3/256/FP-01.ORG/2026 tangga 17 Maret 2026 tentang Penyesuaian Pelaksanaan Tugas Kedinasan bagi ASN pada masa libur Nasional dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah.
‘Jadi dengan tegas saya sampaikan. Melalui surat kami ini bahwa pembelajaran di Kota Singkawang dilaksanakan tetap dengan tatap muka ,” tegasnya.
Sementara untuk pengaturan work from anywhere (WFA) untuk kalangan pendidikan dan insan pendidikan, ucap Asmadi, kami terapkan tetap masuk seperti biasa. Sambil kami meninjau, lanjutnya, surat edaran yang kami buat ini untuk melihat situasi serta kondisi selama surat edaran ini dilaksanakan.
Hal tersebut dapat disampaikan, sambung Asmadi, untuk memberikan kepastian agar layanan layanan pendidikan ini dapat berjalan secara baik.
“Keritik dan saran dalam layanan pendidikan dan kebudayaan di Kota Singkawang tentu sangat kami harapkan, ” ujar Asmadi.
(Ibnu Azan)












