Team INKAI WEST Borneo Rajai Kejuaraan Karate Terbuka International di Miri Sarawak Malaysia, Atlet Landak Berhasil Meraih Medali

Oplus_131072

STRATEGINEWS. Id. Landak Kalbar- Kebanggaan tersendiri datang dari dunia olahraga beladiri Kabupaten Landak. 9 dari 11 Atlet berhasil meraih medali pada ajang international yang bertajuk 2 nd Mini Open Karate Championship 2025 yang berlangsung di Miri, Serawak Malaysia 30 sampai 31 Agustus 2025.

Kejuaraan yang diadakan di Aster Hall – Malaysian Red Crescent dibuka oleh President Negeri Sarawak VIP Timbalan Mayor – Tuan Haji Ariffin Bin Mohamad tersebut di ikuti oleh Dojo, perguruan dan aliran karate dari 3 Negara yaitu Indonesia, Malaysia dan Brunai Darusalam.

11 Atlet Landak tersebut tergabung dalam Team INKAI West Borneo yang di kawal langsung oleh Ketua Umum INKAI Kabupaten Landak Yulianus Edo Natalaga.

Tak tanggung-tanggung di hari pertama 2 medali emas langsung diraih oleh perwakilan atlet dari Kabupaten Landak, Aulia Savitri melalui Kelas Cadet Female Individual Kata 14-15 Years Old dan Salwa Asyifa melalui kelas Cadet Female Individual Kumite 14-15 Years Old 47 Kg, dan sampai pertandingan berakhir di hari pertama 2 Emas, 1 Perak, 1 Perunggu dan Best Of The Best Female Cadet Player jatuh kepada Aulia Savitri yang mengantongi 1 Emas & 1 Perak sekaligus.

Tak kalah menarik dihari ke 2 atlet Landak tarik gas dengan menggasak 2 Emas, 4 Perak, 1 Perunggu dan sekali lagi Best Of The Best Girls Player jatuh kepada atlet putri perwakilan Landak Maria Zora yang menyabet 1 Emas dan 1 perak di kelas yang berbeda.

Dengan demikian Atlet Landak berhasil mengkoleksi 4 Emas, 5 Perak, 2 Perunggu dan 2 Trophy Best of The Best

Sampai kejuaraan tersebut berakhir di hari minggu, 31 Agustus 2025 yang juga merupakan hari kebangsaan Malaysia. Team INKAI West Borneo berhasil menjadi juara umum dengan memboyong ke Indonesia 11 Emas, 10 Perak, 8 Perunggu dan 4 Trophy Best Of The Best.

Disela-sela kesibukan mengurus kepulangan atlet Ketum Inkai Landak, Yulianus Edo Natalaga melalui Komunikasi Selular menyampaikan, atlet-atlet harus bisa merasakan atmosfer pertandingan di luar negeri, juga sebagai ajang study banding dan pembuktian supaya atlet Landak Dan Kalimantan Barat tidak hanya jago kandang,” kata Edo.

Menurut Edo, capaian ini adalah hasil kerja keras latihan intensif yang dijalani seluruh atlet-atlet kita, menunjukkan mental juara dan disiplin tinggi sejak awal.

” Kemenangan di Miri ini menjadi bukti bahwa atlet Landak memilik potensi daya saing dengan atlet negara tetangga,” jelas Yulianus Edo Natalaga.

(Man)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *