Anggota DPRD Tanggamus Klarifikasi Kesalahpahaman Dalam Menanggapi Isi Video

STRATEGINEWS.id, Tanggamus – Anggota DPRD Kabupaten Tanggamus Irsi Jaya, SH, melakukan klarifikasi atas pernyataannya dalam video yang menimbulkan kontroversi dan salah paham.

” Pada inti nya secara pribadi saya meminta maaf apabila di dalam penyampaian saya ada kata-kata kurang berkenan, namun yakinlah tidak ada maksud untuk mendeskridit kan kawan-kawan honorer secara umum, karena pemkab Tanggamus juga butuh para tenaga honorer agar di dalam menjalankan roda pemerintahan di pemkab Tanggamus termasuk di kesekretariatan dewan bisa maksimal,” kata Irsi Jaya dalam klarifikasinya, Jumat [16/5/2025]

” Sebagai manusia biasa tentunya ada salah dan hilaf dalam perkataan, terutama di dalam kalimatsaya yang tidak terucap kalimat “oknum” namun perlu di pahami yang saya maksud kan dan tujukan kepada para oknum honorer bukan Secara keseluruhan,” ujarnya.

Irsi juga mengapresiasi untuk para honorer yang kinerjanya bagus disiplin dalam menjalankan tugasnya .

” Kami tetap komit untuk mengawal dan mendukung para tenaga honorer yang bekerja paruh waktu agar bisa menjadi tenaga honorer penuh waktu, termasuk yang kami bahas pada saat kunjungan kerja terkait ada nya tenaga honorer siluman yang tau2 sudah jadi PPPK sedang kan Yg sudah lama mengabdi puluhan tahun belum juga terangkat. Jadi tidak ada niatan ingin menjegal, tapi memang tidak semua hal-hal positip yang bagus-bagus untuk rekan-rekan honorer yang kami sampai kan pada saat kunjungan di video kan,” katanya.

Sesuai dengan tujuan kunjungan kerja gabungan konisi I dan III meminta informasi kepada BKD terkait bagaimana BKD provinsi memberikan kontrol data honorer, sehingga dapat memberikan apresiasi kinerja kepada honorer yang berprestasi sebagaimana ASN mendapatkan TPP atau Tukin .

” Begitu juga terkait pengawasan oleh DPRD tentang jumlah data honorer , karena di provinsi ada sistem sikap namanya. Jadi bisa terpantau honorer yang bekerja dengan baik dan honorer yg tidak masuk kerja tetapi kadang beda maksud tujuan kita, beda yang menafsirkan. Begitu juga apa yg saya sampai kan terkait gaji, alangka sayang pemkab tanggamus memberikan Gaji kepada honerer yang tidak menjalan tugas apalagi yang jarang masuk kerja , Kasian dengan kawan-kawan honorer yang aktif yang capek bekerja,” ungkapnya.

” Karna terkait anggaran itu tugas kami juga sebagai Wakil rakyat, sebab tujuan kita untuk sama-sama berbenah agar tanggamus lebih baik dan maju. Perlu di ketahui Anggota dewan, dalam hal ini anggota DPRD berhak melakukan pengawasan terhadap kinerja tenaga honorer, terutama terkait dengan penggunaan anggaran yang dialokasikan untuk gaji dan tunjangan mereka Pengawasan ini dilakukan sebagai bagian dari fungsi DPRD dalam mengawasi pelaksanaan Peraturan Daerah dan peraturan perundang-undangan lainnya. Anggota dewan, melalui fungsi pengawasannya, berhak melakukan pengawasan terkait kinerja dan kedisiplinan honorer, meskipun pengawasan tersebut tidak memiliki wewenang untuk menjatuhkan sanksi langsung terhadap honorer.

“Kami DPRD Tanggamus, berkomitmen untuk mendukung penuh Pemkab Tanggamus, dalam upaya memperbaiki kedisiplinan pegawai, Sesuai Do’a dan Harapan kita semua yang selaras dengan visi Bupati Tanggamus, Moh. Saleh Asnawi, yaitu Budaya Kerja Jalan Lurus majukan Tanggamus,” pungkasnya

(Wandi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *