STRATEGINEWS.ID, Sumenep – Keberhasilan Desa Guluk-Guluk dalam meraih penghargaan sebagai Desa Mandiri dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) RI pada tahun 2024, menjadi bukti nyata bahwa desa ini mampu menjadi role model pembangunan berbasis masyarakat di Kabupaten Sumenep. Namun, capaian tersebut bukanlah akhir, melainkan awal dari tekad untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas tata kelola desa di tahun 2025.
Penghargaan berupa Piagam dan Lencana Desa Mandiri diserahkan langsung oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, kepada Kepala Desa Guluk-Guluk, Akh. Wail, dalam rangkaian acara peringatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-XXI di Lapangan Desa Paberasan, Kecamatan Kota Sumenep.
Kepala Desa Guluk-Guluk, Akh. Wail, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari komitmen kolektif dan kerja keras seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, Desa Mandiri bukan sekadar status administratif, tetapi tanggung jawab moral dan sosial untuk terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa secara berkelanjutan.
“Penghargaan ini bukan untuk disyukuri saja, tapi juga untuk dipertahankan. Kami ingin membuktikan bahwa Guluk-Guluk bukan hanya mampu, tetapi juga konsisten dalam membangun desa yang berdaya saing dan berkarakter,” tegasnya.
Sebagai desa yang terletak strategis di jantung Kecamatan Guluk-Guluk, pihaknya sadar bahwa tantangan ke depan tidak ringan. Oleh karena itu, Akh. Wail menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, lembaga kemasyarakatan, dan seluruh warga untuk menjaga arah pembangunan tetap selaras dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
“Kami akan terus mengedepankan musyawarah sebagai landasan setiap kebijakan. Dengan keterbukaan, partisipasi, dan kebersamaan, setiap program yang kami jalankan bisa tepat sasaran,” tambahnya.
Mempertahankan status Desa Mandiri di tahun 2025 menjadi prioritas yang akan diupayakan melalui inovasi pelayanan publik, penguatan ekonomi lokal, dan peningkatan kapasitas SDM desa.
“Kami tidak ingin puas hanya dengan satu penghargaan. Target kami jelas: Guluk-Guluk harus terus menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Sumenep,” pungkasnya. (ibn)












