STRATEGINEWS.ID – Setiap bulan suci Ramadhan, Desa Basoka, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, selalu menggelar kegiatan sosial yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Salah satunya adalah santunan kepada anak yatim.
Kegiatan yang didanai dari hasil sumbangan Pemdes Basoka dan PKK setempat ini tidak hanya bertujuan untuk membantu anak-anak yang kurang beruntung, tetapi juga untuk mempererat rasa kebersamaan antarwarga.
Kepala Desa Basoka, Achmad Suhdi mengungkapkan, Santunan ini merupakan bagian dari komitmen dirinya untuk peduli terhadap sesama, terutama anak yatim. “Selain itu, kami juga rutin melaksanakan bagi-bagi takjil selama bulan Ramadhan, serta berbagai kegiatan lainnya yang bertujuan untuk mempererat hubungan sosial di masyarakat,” jelasnya.
Kegiatan santunan yang rutin dilaksanakan ini diharapkan dapat memberikan sedikit kebahagiaan bagi anak-anak yang kehilangan orang tua, sekaligus meringankan beban mereka. Selain santunan, PKK Desa Basoka juga mengadakan berbagai acara lain, salah satunya adalah pembagian takjil kepada warga sekitar pada setiap sore menjelang buka puasa selama bulan Ramadhan. Kegiatan ini tidak hanya ditujukan untuk warga desa, tetapi juga kepada para pengguna jalan yang melintas di jalur utama Desa Basoka menuju Kecamatan Ambunten.
“Pembagian takjil ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga, terutama mereka yang mungkin belum sempat menyiapkan hidangan buka puasa. Selain itu, kami juga menggelar agenda Romadhanan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, dari mulai ibu-ibu PKK hingga anak muda,” jelas Achmad Suhdi.
Kegiatan seperti ini mendapat apresiasi tinggi dari warga setempat, yang merasa sangat terbantu dengan adanya santunan anak yatim serta pembagian takjil. “Kami sangat berterima kasih kepada Pemdes dan PKK Desa Basoka, semoga kegiatan-kegiatan ini terus berlanjut dan semakin membawa manfaat bagi warga,” ujar salah satu warga Desa Basoka.
Dengan kegiatan tahunan ini, Desa Basoka semakin menunjukkan komitmennya dalam membangun masyarakat yang saling peduli dan bergotong-royong, serta menghidupkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam menciptakan lingkungan yang penuh dengan kepedulian sosial. (ibn)












