Bangkok, Thailand – 3 Febuari 2025, Sebuah perjalanan spiritual luar biasa akan kembali digelar pada tahun 2025. Sebanyak 38 biksu akan menempuh perjalanan sejauh 2.680 kilometer dengan berjalan kaki dari Bangkok, Thailand, menuju Candi Borobudur, Indonesia. Rute ini juga melintasi Malaysia dan Singapura, dengan estimasi tiba di Borobudur pada 8 Mei 2025.
Kegiatan yang dikenal sebagai Thudong ini bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan bentuk nyata dari komitmen terhadap nilai-nilai toleransi dan perdamaian dunia. Dengan tema “Toleransi untuk Perdamaian Dunia”, para biksu ingin menyampaikan pesan penting bahwa harmoni dan kebersamaan harus terus dijaga, terlepas dari perbedaan budaya, suku, dan agama.
Prabu Diaz, salah satu pembina PWRI ( Persatuan Wartawan Republik Indonesia ) Kota Cirebon yang juga menjadi salah satu inisiator Thudong 2025, menegaskan bahwa perjalanan ini merupakan bagian dari upaya menyebarkan semangat hidup berdampingan secara damai. “Kami ingin mengajak seluruh masyarakat dunia untuk lebih menghargai perbedaan dan menjadikannya sebagai kekuatan dalam membangun kehidupan yang harmonis,” ujarnya.
Perjalanan panjang ini tentunya membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, baik dalam bentuk doa maupun bantuan lainnya. Kehadiran para biksu di berbagai negara yang dilalui diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa perdamaian dunia bisa terwujud melalui toleransi dan saling menghormati.
Thudong 2025 menjadi bukti bahwa langkah kecil bisa membawa dampak besar bagi dunia. Dengan semangat kebersamaan, para biksu ini akan menempuh ribuan kilometer demi satu tujuan mulia: menyebarkan pesan damai bagi seluruh umat manusia.
( Raden Kemal )












