Foto : Tim pencari korban longsor ( foto IST)
STRATEGINEWS.id Subulussalam – Di kawasan Subulussalam Aceh terus dilanda hujan. Pun demikian Tim pencari korban longsor masih melakukan pencarian di Daerah Aliran Sungai mulai Jumat ( 27/10 ) hingga Minggu,( 5/11) belum ditemukan.
Korban Longsor di Jalan Nasional Lintas Aceh – Sumut, tepatnya di Desa Lae Ikan, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam masih dilakukan pencarian walau sudah seminggu lebih belum ditemukan.
Saat ini, baik Personil dari Polda Aceh, Kodim O118/Subulussalam, Polres, Brimob dan relawan dari Tim Rafting Arung Jeram Lae Kombih Kita (AJLKK) terus melakukan upaya pencarian penyelamatan terhadap ke tiga Korban Longsor tersebut.
Kapolres Subulussalam AKBP Yhogi Hadisetiawan, Kepala Bagian (Kabag) Perbekalan Umum (Bekum) Biro Logistik Polda Aceh AKBP Iin Maryudi Helman, SIK, MKP dan Tim gabungan kembali menyisir aliran Lae Kombih. .
Prosesi terjadinya longsor mengakibatkan tiga warga dilaporkan hilang, satu di antaranya merupakan Personil dari Polsek Penanggalan / Polres Subulussalam.
Hingga kini tim gabungan upaya pencarian penyelamatan terhadap ketiga Korban yang dilaporkan hilang akibat Longsor tersebut, terus di lakukan pencarian.
Menurut informasi pencarian pencarian terhadap korban longsor semakin ditingkatkan dan setiap harinya tim gabungan eksis upaya penyelamatan terhadap korban longsor itu.
Dalam peningkatan upaya penyelamatan tim terus melakukan penyisiran Lae Kombih (Sungai Kombih) dari Air terjun Kedabuhan hingga ke Jembatan Dasan Raja.
Terkait batas waktu pencarian korban longsor itu, belum di tentukan oleh Kapolres Subulussalam AKBP Yhogi Hadisetiawan.
Sebagaimana disebutkan Dandim O118/Subulussalam, akan terus di lakukan dengan batas waktu yang belum dapat di tentukan apalagi terkadang terkendala dengan hujan yang melanda kawasan itu. ( STR 195 )












