Strateginews.id, Donggala – Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin didampingi Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar dan Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) H. Rusdy Mastura bertolak ke Kawasan Pangan Nasional (KPN) di Desa Talaga, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala.
Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin dijadwalkan akan mengunjungi lokasi Kawasan Pangan Nasional (KPN) di Desa Talaga, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.
Olehnya, Gubernur Sulteng Rusdy Mastura melakukan kunjungan lapangan ke lokasi KPN di Desa Talaga, untuk memastikan seluruh persiapan menyambut kedatangan Wapres sudah dilaksanakan dengan baik.
“Seluruh persiapan kunjungan segera dilaksanakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah,” kata Ridha Saleh.
Menurut Ridha, Wapres Ma’ruf Amin akan meresmikan KPN di Desa Talaga sekaligus melaksanakan penanaman perdana jenis komoditi pangan dan hortikultura yang akan ditanam di KPN tersebut.
“Pak Wapres akan melakukan peresmian dan melaksanakan penanaman bibit durian jenis montong dan matahari,” ujarnya.
Sementara, Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH), Nelson Metubun mengatakan, berdasarkan hasil analisa kesesuaian lahan dari Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Pertanian, bahwa terdapat beberapa jenis komoditi yang dapat dikembangkan di KPN, di antaranya durian dan jagung serta beberapa jenis tanaman lainnya.
“Kami telah menerima hasil penelitian kesesuaian lahan dari Balitbang Kementan RI, bahwa KPN layak untuk dikembangkan dengan jenis komoditi jagung dan durian,” jelas Nelson.
Kedatangan Wapres, sebagai wujud dari kesungguhan pemerintah dalam melakukan pengembangan kawasan pangan nasional sebagai ekosistem dari ketahanan pangan nasional.
Dalam konteks kewilayahan, KPN memberikan efek positif bagi Sulawesi Tengah, sebagai daerah penyangga bagi kebutuhan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur.
“Ini peluang yang harus kita rebut dan persiapkan. Sebab, jarak Sulawesi Tengah dengan Kalimantan Timur sebagai lokasi IKN berhadapan dan sangat dekat, hanya dipisahkan selat makassar. Olehnya, KPN menjadi program strategis daerah dan nasional,” ujar Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura.
Kawasan Pangan Nusantara (KPN) memiliki luas 1.223 hektare dan efektif digunakan 880 hektare, yang terletak di tiga desa, yakni Desa Telaga, Desa Sabang, Desa Kambayang.
Sekaitan persiapan kunjungan Wapres, Gubernur Rusdy menginstruksikan kepada kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulteng menyiapkan 500 bibit durian untuk ditanam saat peresmian nanti.
Ia juga menginstruksikan Kadis Bina Marga dan Penataan Ruang serta Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulteng segera menyiapkan alat berat untuk pelaksanaan proses land clearing bekerjasama dengan TNI.
Tim Liputan Strateginews.id












