STRATEGINEWS.id, Medan — Deklarasi organisasi bernama Yakuza Maneges di Kota Kediri, Jawa Timur, baru-baru ini menjadi pusat perhatian masyarakat. Meski menggunakan nama yang serupa dengan sindikat mafia asal Jepang, kelompok ini memiliki tujuan yang bertolak belakang karena memfokuskan diri pada gerakan sosial dan spiritual bagi kaum marginal.
Melansir informasi dari detikcom, dikutip Jumat (15/5/2026), komunitas ini hadir sebagai wadah pemberdayaan dan dakwah bagi kelompok masyarakat yang sering terpinggirkan. Yakuza Maneges bergerak di bawah arahan Gus Thuba dengan mengusung semangat dakwah inklusif yang mengambil inspirasi dari ajaran ulama legendaris Kediri, Gus Miek. Lalu apa sebenarnya organisasi ini dan siapa pendirinya?
Yakuza Maneges ini berdiri di bawah pimpinan Gus Thuba. Organisasi ini disebut hadir dengan semangat dakwah inklusif yang terinspirasi dari ajaran ulama kharismatik asal Kediri, Gus Miek.
Gus Thuba, tokoh muda yang dikenal dekat dengan spiritualitas dan kultur pesantren ini meresmikan komunitas Yakuza Maneges di Kediri, sebuah gerakan sosial-spiritual yang dibangun dengan landasan ideologi khas untuk merangkul masyarakat marginal.
Peresmian tersebut turut dihadiri Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati yang memberikan sambutan hangat atas lahirnya komunitas itu.
Gus Thuba, yang memiliki nama lengkap Thuba Topo Broto Maneges, mengaku terinspirasi kuat dari teladan Gus Miek. Ia menjadikan pendekatan Gus Miek sebagai metodologi dakwah yang diterapkan langsung di lapangan.
Hubungan Gus Thuba dengan Gus Miek bersifat spiritual dan ideologis. Gus Thuba mewarisi cara pandang bahwa orang-orang yang dianggap ‘nakal’, ‘preman’, atau ‘terbuang’ justru menjadi ladang dakwah yang sesungguhnya. Mereka bukan untuk dihakimi, melainkan dirangkul dan diberdayakan.
Ideologi Yakuza Maneges
Nama ‘Yakuza’ memang kerap memantik kontroversi. Namun Gus Thuba menegaskan nama tersebut dipilih secara sadar dan memiliki makna tersendiri.
“Di bawah pimpinan saya, organisasi ini berdiri dengan semangat spiritual dan kemanusiaan yang kuat. Yakuza Maneges merupakan tempat bagi saudara-saudara kita yang sering kita sebut sebagai santri jalur kiri,” jelas Gus Thuba dalam sambutannya, seperti dikutip dari cnbcindonesia.com, Jumat (15/5/2026) siang.
(KTS/rel)
Sumber: cnbcindonesia.com












