News  

Polisi: Mahasiswi USU tewas usai minum racun campur teh manis

Teks foto: Suasana rumah yang dihuni Mahira Dinabila (19), di Komplek Rivera, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan.

STRATEGINEWS.id, Medan — Polrestabes Medan masih menyelidiki penyebab tewasnya mahasiswi Universitas Sumatra Utara (USU) Mahira Dinabila di rumahnya, Komplek Rivera, Kota Medan. Sejauh ini, polisi mendapat petunjuk Mahira sempat memesan racun dari Bogor.

Kapolrestabes Medan, Kombes Valentino Alfa Tatareda, mengatakan, pihaknya telah mengecek handphone milik Mahira untuk mendapatkan sejumlah petunjuk. Dari proses itu, pihaknya mengaku mendapatkan tanda bahwa Mahira sempat memesan racun potas melalui salah satu aplikasi jasa pengiriman online.

“Keterangan petunjuk sudah dilakukan, bahwa pemesanan lewat salah satu aplikator yang sudah kami periksa di sana, bahwa benar-benar memang almarhumah ini memesan,” kata Valentino, Rabu (14/6/2023).

“Lalu pengirimnya di Bogor juga sudah kami cek betul-betul mengirim ke almarhumah. Yang dipesan racun potas,” tambahnya.

Namun, Valentino tidak merinci kapan pemesanan itu dilakukan. Dia menjelaskan, didapati pula jejak digital bahwa Mahira sempat mem-browsing cara bunuh diri melalui handphone-nya. Pihaknya masih menduga Mahira bunuh diri.

“Alat untuk membantu (racun) itu, ada teh manis. Jadi dicampur ke teh manis, lalu diminumnya. Kira-kira begitu,” sebutnya.

Meski begitu, Valentino menyampaikan, pihaknya masih menunggu keterangan tertulis dari bagian Laboratorium Forensik Polda Sumut dan RS Bhayangkara untuk hasil otopsi dan lainnya.

“Ini ‘kan harus dibuktikan secara ilmiah. Kami sudah koordinasi dengan Kepala Labfor. Mudah-mudahan dalam waktu satu dua hari ke depan sudah ada keterangan tertulis,” tuturnya.

(KTS/rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *