STRATEGINEWS.Id, Subulussalam – Tim monitoring dan evaluasi pinjaman pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) daerah T.A 2022 yang terdiri dari staf Kemendagri,PT.SMI dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan meninjau lokasi pembangunan di Kota Subulussalam yang menggunakan dana PEN.
Salah seorang dari tim monitoring pemanfaatan dana PEN sempat diwawancarai media, menyampaikan kegiatan tim monev tidak dalam kapasitas audit, namun ingin melihat dampak dan bukti fisik dari pembangunan yang menggunakan Anggaran PEN.
Para Tim Monitoring dari Pusat unsur SMI, Kemenkeu, dan konsultan tidak dapat menjelaskan secara terperinci kinerja hasil monitoring yang dilakukan di Pemko Subulussalam kepada awak media,karena aturan.
Kepala Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Subulussalam Reynold yang dijumpai beberapa awak media menyampaikan kedatangan tim tersebut untuk memastikan penggunaan dana PEN apakah benar seratus persen terealisasi.
Masih menurutnya pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional pemerintah Kota Subulussalam berpagu 108 milyar dan terealisasi 104 milyar dalam jangka waktu 5 tahun dengan bunga 5,6 persen pertahun.Kesemua dana tersebut telah terserap dan terealisasi 100 persen.
“Penggunaan dana PEN di Kota Subulussalam itu TA 2021 untuk mengurangi dampak covid 19 terhadap perekonomian rakyat, yang terealisasi pada tahun 2022.Dimana tujuan nya meningkatkan kemampuan perekonomian dengan pembangunan yang bermanfaat secara tidak langsung kepada masyarakat di daerah”, Jelas Reynold.
Senada dengan Kabag Pembangunan Setdako,Kadis PUPR Kota Subulussalam Ir.Alhadin yang diwawancarai beberapa awak media, menyampaikan kunjungan tim monev PEN dalam rangka memastikan kegiatan pembangunan yg menggunakan dana PEN terealisasi 100 persen dan bermanfaat.
“Ada 11.661 dokumen kegiatan PEN yg dimintai mereka demi kebutuhan laporan realisasi 100 persen,dan semuanya itu harus di scan,dari mulai HPS,kontrak kerja,penawaran, kontrak SPM, SPPD dll”,jelas Alhadin.
Sementara itu menurut keterangan Kabid Perkebunan Andre menyampaikan, di Dinas Pertanian Perkebunan dan Perikanan Kota Subulussalam,dari 251 kegiatan yang menggunakan dana PEN ada 55 kegiatan yg dipilih secara acak untuk dikunjungi tim monev PEN tersebut.Begitu juga di dinas PUPR dari 258 kegiatan ada 55 kegiatan di Dinas PUPR yang dikunjungi tim monev,yang kesemuanya itu sudah juga diperiksa tim BPK,jelasnya.
( Dedy)












