STRATEGINEWS. Id. Pontianak Kalbar- Sekolah Tinggi Teologia Ekllesia Pontianak turut memeriahkan peringatan Hari Kartini dengan mengusung moto “Wujud Cinta NKRI” yang digelar di Kampus STT Ekllesia jalan komyos Sudarso Gang Rabutan 2 nomor Pontianak, Kalimantan Barat, pada Selasa (21/4/2026).
Menurut Dr. Maria Juliana. SE. MPd sebagai penerus Almarhum Pdt, Dr.Barnabas Simin. MTh yang diterima media ini bahwa Kegiatan ini diikuti oleh STT Ekllesia, mulai dari mahasiswa, dosen, hingga staf kampus.
Peringatan Hari Kartini diisi dengan berbagai kegiatan seperti penggunaan kebaya dan pakaian adat nusantara, pembacaan puisi perjuangan R.A. Kartini, seminar peran perempuan dalam gereja dan masyarakat, serta penampilan seni budaya.
Ketua STT Ekllesia Pontianak, Maria Juliana dalam sambutannya menyampaikan bahwa semangat Kartini relevan dengan nilai-nilai pelayanan dan pengabdian.
“Kartini adalah simbol perjuangan perempuan Indonesia. Sebagai lembaga pendidikan teologi, kita memaknai semangat Kartini sebagai panggilan untuk melayani dengan kasih, mencerdaskan, dan merawat keberagaman sebagai wujud cinta kepada NKRI,” ujarnya.
Moto “Wujud Cinta NKRI” dipilih untuk menegaskan bahwa cinta tanah air dapat diwujudkan melalui pendidikan, toleransi, dan kontribusi nyata di tengah masyarakat majemuk.
Mahasiswa juga diajak merefleksikan peran perempuan dalam membangun bangsa, baik di lingkungan gereja, keluarga, maupun sosial kemasyarakatan.
Salah satu mahasiswi, Maria, mengaku bangga bisa ikut serta. “Lewat kegiatan ini kami diingatkan bahwa perempuan punya peran penting. Kartini mengajarkan kami untuk berani, cerdas, dan tetap mengakar pada nilai iman dan kebangsaan,” tuturnya.
Selain perlombaan dan seminar, acara juga dirangkai dengan aksi sosial berupa pembagian paket sembako kepada masyarakat sekitar kampus. Hal ini menjadi bentuk nyata dari tema yang diusung, yakni mencintai NKRI lewat tindakan peduli terhadap sesama.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk bangsa dan foto bersama seluruh peserta dengan balutan kebaya serta pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia. Suasana penuh kekeluargaan dan nasionalisme terasa kental sepanjang acara.
Dengan peringatan ini, STT Ekllesia Pontianak berharap semangat Kartini terus hidup di kalangan generasi muda, khususnya dalam membangun gereja dan bangsa yang rukun, adil, dan berkeadaban.
(Man)












