Strateginews.id-Sulawesi Tengah, Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat (UNISA) secara resmi mengukuhkan 37 mahasiswa baru angkatan 2024 yang tergabung dalam kelompok “NEVIA24” melalui sebuah acara inagurasi yang berlangsung khidmat dan penuh semangat di Ballroom Best Western Plus Coco Palu, Jumat malam (01/08).
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamajido, Sp.PK., M.Kes., hadir secara langsung dan menyampaikan sambutan inspiratif kepada para calon dokter muda.
Pengukuhan yang kita lakukan malam ini bukan sekadar seremoni simbolik. Ini adalah tonggak awal bagi anak-anak kami untuk menapaki perjalanan akademik dan profesional yang panjang, menantang, dan sarat makna, ujar Wakil Gubernur.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menekankan bahwa profesi dokter bukan sekadar pencapaian akademik, tetapi juga pengabdian yang menuntut dedikasi, empati, dan integritas tinggi. Ia berharap para mahasiswa NEVIA24 kelak mampu menorehkan sejarah melalui pelayanan kesehatan yang tulus dan profesional.
Lebih lanjut, dr. Reny juga mendorong para mahasiswa untuk mengikuti Program Berani Cerdas, sebuah program beasiswa yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dengan nominal bantuan hingga Rp20 juta bagi mahasiswa kedokteran yang memenuhi syarat.
Fakultas Kedokteran UNISA telah merancang kurikulum dan menciptakan lingkungan akademik yang kondusif untuk melahirkan dokter-dokter yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak dan berdedikasi kepada masyarakat,tegasnya.
Acara inagurasi ini juga menjadi momen emosional sekaligus motivasional bagi mahasiswa NEVIA24. Di akhir sambutannya, Wakil Gubernur menyampaikan pesan harapan agar para mahasiswa tidak berhenti belajar dan terus mengejar jenjang pendidikan yang lebih tinggi, termasuk program spesialisasi.
Kami percaya, kalian adalah generasi yang akan membawa nama baik Universitas Alkhairaat ke panggung nasional maupun internasional.
Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Wakil Rektor III UNISA drg. Lutfiah, Dekan Fakultas Kedokteran, para dosen, serta orang tua mahasiswa yang turut larut dalam kebanggaan dan haru menyaksikan langkah awal anak-anak mereka menuju dunia profesi kedokteran.
Damai Tebisi












