STRATEGINEWS.id, Larantuka – Perayaan Hari Ulang Tahun (Ultah) Koperasi Indonesia ke 78 tingkat kabupaten Flores Timur yang jatuh pada tanggal 12 juli 2025, dirayakan dengan sederhana di aula kantor dinas Koperasi Flotim, Kamis, 17/7/2025.
Mewakili Bupati Flotim, Anton Doni Dihen, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Flotim, Adrianus Lamablawa, membuka kegiatan perayaan ulang tahun koperasi indonesia tingkat kabupaten Flotim.
Dalam sambutannya, Adrianus menyampaikan momentum hari koperasi Indonesia ke 78 mengajak kita untuk menghayati kondisi perekonomian kita.
“78 tahun Koperasi Indonesia berdiri apakah kondisi ekonomi kita sudah mencapai titik maksimal”. ungkap Adrianus.
Untuk itu lanjut Adrianus, walau dalam kesederhanaan perayaan penting momentùm ini menjadi refleksi terkait perekonomian kita bahwa potensi sumber daya kita banyak tetapi kita belum pernah menjadi sejahtera.
“Ini tantangan kita”.tegas Adrianus.
Menurut Lamablawa, Bupati dan Wakil Bupati dalam programnya Lompatan jauh Flotim jelas Adrianus, mau mengajak kita untuk merubah pola pikir dalam momentum hari ulang tahun koperasi Indonesia ke 78 ini.
Kita di ajak untuk merefleksikan bahwa kita kaya tetapi kita belum mencatatkan sebagai sejahtera.
Secara institusi kelembagaan koperasi di daerah ini banyak. 168 lembaga dan di tahun 2024 hanya tersisa 27 lembaga, berarti sebagian besarnya mati suri.
Hal ini kata Adrianus, perlu di ketahui bahwa institusi koperasi ini membantu perekonomian kita, tetapi mengapa kita tidak pernah maju , mungkinkah pola pikir dan budaya kita.?
Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Flotim, Kosmas Himalaya kepada media usai kegiatan mengatakan, kegiatan ini dalam nuansa apel kesadaran dalam rangka hari koperasi Indonesia ke 78.
“Kegiatan hari ini adalah kegiatan dinas koperasi dan Dekopinda Flotim dalam merayakan Hut Koperasi Indonesia ke 78″jelas Himalaya.
Terkait momen ini lanjut Himalaya, Dekopinda Flotim tetap fokus menyuarakan ke Pemda Flotim terkait peningkatan kapasitas pengelola koperasi merah putih di Flotim.
“Alokasi anggaran untuk pelatihan penting”tegas Himalaya. Agar koperasi tidak sekedar di bentuk tetapi dapat dikelola secara baik dan bisa menjadi koperasi contoh. Jika pelatihan di lakukan secara bertahap dengan rutin, akan menghasilkan pengurus koperasi yang memiliki kemampuan pengelolaan yang baik,” ucap Himalaya.
Terpisah kepala dinas Koperasi Kabupaten Flotim, Sri Ardi Rahaju,S.sos, Map yang di konfirmasi media melalui kepala bidang kelembagaan dan pengawasan dinas koperasi Kabupaten Flotim,Dominggus Tibo, Spd terkait kondisi kekinian koperasi merah putih desa /kelurahan menyatakan secara keseluruhan 250 desa/kelurahan sudah terbentuk koperasi merah putih.
“Untuk pembentukan koperasi merah putih di 250 desa dan kelurahan sudah rampung dengan terbitnya dokumen akta Notaris untuk pengesahan lembaga koperasi merah putih”beber Tibo.
Target dinas koperasi ditahapan awal ini lanjut Tibo, mulai dari sosialisasi pembentukan, pembentukan koperasi serta verifikasi dokumem koperasi desa untuk penerbitan akta Notaris.
Setelaha tahapan ini jelas Tibo, Dinas koperasinmasih menunggu petunjuk teknis dari kementrian koperasi terkaitu pembinaan dan pengawasan teehadap manajemen koperasi merah putih dan pelatihan bagi pengelolanya
Pantauan media, hadir dalam acara ini, Asisten II Setda Flotim,Adrianus Lamablawa, Kadis Koperasi Flotim, Sri Ardi Rahaju,S.sos, Map dan jajaran, pengurus Dekopinda Flotim, Kosmas Himalaya, Kristiantus Kwen, Boli Platin Fransiskus, Bernadus Blawa Makin.
Sedangkan dari Koperasi Merah Putih, yakni, pengurus koperasi merah putih desa weranggera, kecamatan Witihama, pengurus koperasi merah putih desa Motonwutun, kecamatan Solor timur, pengurus koperasi desa Lamawalang, kecamatan Larantuka, pengurus koperasi kelurahan Balela, pengurus koperasi merah putih keluarahan Pohonbao, kecamatan Larantuka dan segenap undangan lainnya.
(MB/d).












