STRATEGINEWS.id, Donggala – Setelah mendaftar di PAN dan Demokrat, Rahmad M. Arsyad kini sambangi kandang Banteng. Sebagai bakal calon Bupati Donggala tentu dengan tujuan sama untuk mengembalikan formulir pendaftaran ke DPD PDI-Perjuangan Propinsi Sulawesi Tengah.
Jika di Partai Amanat Nasional (PAN) Rahmad ditemani oleh barisan Pelajar dan Mahasiswa Islam dengan memberi surprise atau kenang-kenangan berupa kaos bergambar Ahmad Dahlan sebagai simbol aspirasi sebagai anak dari warga Muhamadiyah.
Sementara, kemarin di partai Demokrat datang bersama ratusan komunitas ojek online dan UMKM di Donggala yang selama ini menjadi binaan ketua Kadin Donggala. Kali ini, Rahmad sambangi Sekretariat PDI-Perjuangan bersama puluhan petani jagung dari wilayah Pantai Barat.
“Saya pikir perlu saya ingatkan. Paman saya, Kisman Yojodolo adalah ketua PNI Sulawesi Tengah dan ketua PDI selama masa orde lama dan orde baru. Sejak kecil saya sudah belajar dari beliau akan landasan marhaenisme yang di kembangkan oleh Bung Karno yakni perjuangan pembebasan bagi golongan rakyat kecil, terutama kaum buruh dan kaum tani,” Tegasnya.
Karena itulah lanjut Rahmad mengatakan, program pertama ketika saya menjadi Ketua KADIN Donggala adalah menyentuh masyarakat pertanian dan perkebunan. Makanya kami datang ke sini dengan para petani memakai Toru (Tutup kepala khas kaum tani) dan baju bergambar Bung Karno.
Lebih lanjut di katakannya, di kabupaten Donggala mayoritas hajat hidup masyarakat pada sektor pertanian dan perkebunan. Lewat program jagung yang hampir 3 tahun berjalan sudah ada puluhan keluarga petani yang hasil produksinya naik dari rata-rata 2 ton menjadi diatas 7 ton per-hektar.
“Alhamdullilah apa yang kami kerjakan lewat pelatihan dan pemberian pengetahuan kepada petani, skema pendanaan mandiri dan pembukaan akses bagi penjualan hasil produksi telah membuahkan hasil, kaum tani Donggala adalah kelompok yang paling bersemangat untuk mendorong saya maju menjadi Bupati,” Ungkap Rahmad.
Di tegaskan pula, spirit sang Paman yang juga mantan pimpinan DPRD kabupaten Donggala tersebut yang menjadi dasar hingga mendorongnya untuk mendaftarkan diri ke Partai besutan Megawati Soekarno Putri tersebut pada hari ini untuk meneruskan tugas sejarah Bung Karno dan melanjutkan tugas mendiang sang Paman Kiesman Yodjodolo.
DAD












