trateginews. id. Subulussalam – H Asmauddin yang akrab disapa Pak Itam, Anggota DPRA pengganti antar waktu (PAW) dari Partai Demokrat di Komisi VI merupakan putra Kota Subulussalam kelahiran Rundeng yang identik dengan sungai Lae Souraya, sungai yang membelah 3 kabupaten/ Kota di Aceh.
Siapa di Provinsi Aceh yang tak kenal dengan sosok H.Asmauddin,SE yang sering disapa akrab pak Itam ini.Seorang birokrat tulen yang telah mengabdikan diri sepanjang karir ASN nya di tanoh Serambi Mekah lahir di bumi Syekh Hamzah Fansuri.
Tokoh pemekaran Kota Subulussalam dari Kabupaten Aceh Singkil ini, telah melanglang buana di kabupaten / kota yang ada di pantai selatan Aceh, sebagai sosok pegawai pemerintah yang memiliki visi dan misi bekerja untuk kepentingan masyarakat.
Dimasa-masa pensiunnya ini, ia berkeinginan ilmu yang dimilikinya dapat dipergunakan untuk mensejahterakan masyarakat Aceh, terkhusus wilayah pantai barat selatan yang sedikit tertinggal pembangunannya dari wilayah pantai Timur Aceh.
“Bila diberikan amanat oleh Rakyat Aceh dan Allah saya akan berkordinasi, berkomunikasi dengan semua pihak untuk mewujudkan jalan penghubung pantai barat Aceh dan pantai timurnya yg belum terhubung sedikit lagi,yakni di Aceh tenggara tepatnya Muara Situlen dan Gelombang Kota Subulussalam”,ujarnya.
Dengan adanya jalan tersebut maka rencana meciptakan jalan jaring laba-laba penghubung semua daerah di Aceh akan terwujud, tegasnya.
Kemudian dalam waktu singkat di masa PAW nya ini ia berkeinginan untuk membuat Rumah Singgah bagi warga pantai barat selatan Aceh yang berobat di RSU di ibukota provinsi, Banda Aceh.
Keinginan tersebut terinspirasi dari pengalaman singkat nya selama menjabat Kadisperindag Aceh dan di masa PAW anggota DPRAceh.Dimana banyak keluarga pasien berobat di RSUZA yang kesusahan dan kesulitan untuk menginap selama menemani keluarga yang sakit.
Pada pemilihan umum tahun 2024 yang akan datang,dirinya berharap dan berkeinginan untuk dapat mengabdi kepada negara untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat Aceh, dengan mencalonkan diri sebagai anggota DPRAceh dari Partai Demokrat.
Sedikit informasi perjalanan karir dan pribadi sosok seorang H.Asmauddin alias pak Itam,
H. Asmauddin, S.E putra dari pasangan Alm. H. Alwi Adami dan Hj. Siti Aisyah, lahir 4 April 1958 adalah seorang pensiunan PNS dan politikus Partai Demokrat yang pernah menjabat sebagai Pj. Walikota Subulussalam tahun 2007-2008 dan Plt. Bupati Aceh Singkil tahun 2016-2017. ia resmi dilantik sebagai pengganti antar waktu (PAW) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh sisa masa jabatan periode 2019-2024 sejak 26 Juni 2023.
Mempunyai istri Hj. Siti Fatimah dan 4 orang putra putri Fakhrul Rozi,Nazli Rahman,Rizqa Ayunda, Aulia Rahman.
Riwayat karir jabatan H. Asmauddin,SE :
-1987 1989 Kasubag Umum Sekretariat DPRD Aceh Selatan
-1989 1993 Sekwilcam Kecamatan Simpang Kiri
-1991 1993 PJ Kepala Desa Sukamakmur
-1993 1999 Camat Singkil
-1999 2001 Kades LLAJ Aceh Singkil
-2001-2002 Wa.Kadis Perhubungan Aceh Singkil
-2001-2007 Kadis perhubungan Aceh Singkil
-2007-2008 PJ Walikota Subulussalam
-2008-2010 Staf Ahli Bupati Aceh Singkil bidang ekonomi dan keuangan
-2010-2012 Kadis Pertanian Aceh Singkil
-2014 Kabid pencegahan dan kesiapsiagaan di BPBA
-2015 Staf ahli Gubernur Aceh bidang keistimewaan dan SDM
-2016 Kepala Satpol PP dan WH Aceh
-2016 PLT Bupati Aceh Singkil
-2017 Kadis Perindustrian dan perdagangan Aceh
-2023 – 2024 PAW anggota DPRA ( Dedy)












