STRATEGINEWS.id, KOTA BOGOR ‐‐‐ Kerjasama 2 instansi menggelar Gerakan Pangan Murah atau GPM, acara yang di selenggarakan di Kantor Kelurahan Cilendek Timur, Senin (13/11)
GMP ini melibatkan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian atau DKPP Kota Bogor dengan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, dan disini juga tersedia beberapa kebutuhan pokok yang di jual dengan harga lebih murah di banding harga di pasar, diantaranya mulai dari beras, cabai, minyak goreng, terigu, telur, ayam dan juga daging.
“Gerakan pangan murah ini juga sebenarnya sudah biasa dilakukan atau tercatat sampai hari ini dan sudah di gelar sebanyak 57 kali di beberapa tempat. Hanya hari ini ada yang spesial karena barang yang sedang mahal di pasaran, yakni cabai mendapatkan subsidi dari Perumda Tirta Pakuan, “kata Sekretaris Daerah Kota Bogor, Syarifah Sofiah dalam keterangan kepada Wartawan
Ia juga mengatakan, cabai yang di gelar di GMP Kelurahan Cilendek Timur ini diberikan harga subsidi dari Perumda Tirta Pakuan PDAM. Yakni setengah kilo cabai di bandrol harga Rp 20 ribu sementara satu kilo di harga Rp 40 ribu. Namun bagi masyarakat yang membawa bukti pembayaran air PDAM di bulan ini harganya bisa jauh lebih murah, yakni setengah kilo Rp 15 ribu dan satu kilo Rp 30 ribu.
“Sekarang kan di pasaran harga cabai sekilo mencapai Rp 90 ribu. Di GMP stok cabai subsidi mencapai satu ton, namun pembelian dibatasi satu orang hanya boleh membeli satu kilo, “jelas nya
“Syarifah pun menjelaskan, angka inflasi di Kota Bogor saat ini berada di angka tiga persen. Angka ini tidak terlalu tinggi di bandingkan angka inflasi Jawa Barat dan Nasional. Namun, di akuinya ada beberapa komoditas tertentu yang harganya naik dan tidak lagi terjangkau masyarakat, “katanya
“Kita berdoa semoga harga barang dengan komoditi yang mahal ini bisa terjangkau lagi dan Pemkot Bogor juga terus menjaga dan mengupayakan agar inflasi tidak semakin naik karena berpengaruh pada harga barang, “ucap nya
Sementara di sela kesibukan, Kepala DKPP Kota Bogor, Chusnul Rozaqi mengatakan, GMP kali ini bekerjasama dengan Perumda Tirta Pakuan dalam rangka menekan angka inflasi di Kota Bogor. Dari Perumda Tirta Pakuan memberikan harga subsidi untuk komoditas cabai.
Sementara untuk beras SPHP pihaknya bekerjasama dengan Bulog. Hari ini GMP digelar di kelurahan Cilendek Timur dan pada Selasa mendatang 14 November 2023 besok akan di gelar di kelurahan Sukasari.
“Dengan rinci di jelaskan harga komoditas di GMP beras SPHP mencapai 53 ribu per 5 kg, daging sapi 50 ribu setengah kilo, telur Rp 26 ribu sekilo, daging ayam Rp 33 ribu sekilo, gula Rp 14.500 sekilo, terigu Rp 12 ribu sekilo. Lebih lanjut untuk stok pangan di Kota Bogor Insya Allah aman, “ungkap nya [wm]












