STRATEGINEWS.Id, Jakarta – Partai Golkar tengah diterpa isu, Airlangga Hartarto bakal dilengserkan dari jabatannya sebagai Ketua Umum melalui Musyawarah Luar Biasa (Munaslub)
Usulan Munaslub itu sebelumnya disampaikan anggota Dewan Pakar Partai Golkar, Ridwan Hisjam, yang juga memberikan tiga poin rekomendasi kepada Airlangga Hartarto, di Jakarta, Rabu (12/7/2023).
Agar isu Munaslub tersebut tidak berkembang liar, Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Agung Laksono, menegaskan, Dewan Pakar Partai Golkar tidak merekomendasikan adanya Munaslub.
Agung menyebut, tiga poin rekomendasi Dewan Pakar Partai Golkar adalah bagian dari upaya untuk memperkuat soliditas kader partai, khususnya dalam menghadapi Pemilu 2024 dan proses pencalonan Airlangga Hartarto sebagai bakal calon presiden (capres)
“Tidak ada rekomendasi Munaslub. Saya selaku Ketua Dewan Pakar Partai Golkar menolak tegas adanya Munaslub,” tegas Agung Laksono dikutip dari keterangannya di Jakarta, Kamis (13/7/2023) lalu.
Isu Munaslub Partai Golkar tersebut, kata Agung, sengaja disampikan oleh pihak yang ingin mengganggu soliditas partai beringin.
Dia melihat adanya penumpang liar yang coba mengembuskan pergantian Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto.
“Padahal, Dewan Pakar tidak ada sama sekali merekomendasikan Munaslub. Saya minta isu Munaslub ini untuk dihentikan,” ujar anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) itu.
Agung menambahkan, saat ini mesin partai perlu segera bergerak menyapa rakyat jelang Pemilu 2024.
Hal itu sembari memberikan waktu kepada Airlangga Hartarto untuk menentukan bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2024.
“Lebih cepat lebih baik, kita serahkan urusan ini kepada Pak Airlangga Hartarto,” kata Agung Laksono.
“Sambil kita intensifkan program Airlangga Hartarto Menyapa Rakyat di seluruh Indonesia demi memenangkan Pilpres dan Pileg 2024,” sambungnya.
[win/red]












