Ketum PWI Pusat: Anggota PWI jangan terlibat narkoba dan judi!

STRATEGINEWS.id, Medan — Ketua Umum (Ketum) PWI Pusat, Akhmad Munir, mengingatkan seluruh anggota PWI untuk tidak terlibat bisnis narkoba dan judi. Komitmen itu sebagai bentuk dukungan kepada aparat penegak hukum (APH) memberantas bisnis hitam yang merugikan masyarakat.

Hal itu ditegaskan Ahkmad Munir saat memberikan arahan saat menghadiri acara Family Gathering (FG) PWI Sumut di Jona Garden, Langkat, Sumatra Utara (Sumut), Sabtu (4/7/2026). Acara dihadiri Ketua PWI Sumut, H Farianda Putra Sinik dan istri.

Hadir pula di antaranya, Ketua Panitia FG, Amrizal SH, didampingi Sekretaris FG Fahkrur Rozi, Dewan Kehormatan PWI Sumut Anton Panggabean, Agus Safaruddin Lubis, Surya Lubis dan seluruh pengurus PWI se-Kabupaten/Kota serta anggota PWI Sumut bersama ribuan keluarga besar PWI Sumut.

“Kita berkomitmen dan menjaga marwah PWI di mana pun. Saya ingatkan wartawan jangan sampai bekerja sama atau membekingi apalagi menghalangi petugas memberantas narkoba dan judi maupun pengedar dan pemakai. Malah kita harus mendorong agar bisnis haram itu diberantas,” ujar Munir.

Ditegaskan lagi, wartawan PWI jangan sampai terlibat narkoba dan judi. Sebab, fenomena itu sudah ada terjadi di beberapa daerah.

“Apalagi Sumut rentan ancaman bahaya narkoba. Saya ingatkan jangan sampai ada kerja sama apalagi terlibat. Ayo, kita jaga betul-betul profesi jurnalistik, patuh kepada kode etik dan amanah UU Pers,” ulangnya.

Selain itu, Akhmad Munir sangat mengapresiasi kegiatan FG yang dilaksanakan PWI Sumut yang berlangsung setiap tahunnya. Karena acara FG merupakan hal yang sangat penting memupuk acara kekeluargaan dan kebersamaan.

“Kami apresiasi sebuah organisasi besar harus bangga kepada korps PWI, menjaga profesi wartawan yang bermartabat dan kinerja profesional menyajikan berita yang berkualitas di tengah masyarakat. PWI harus terus solid dan kompak,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, PWI selaku organisasi profesi wartawan yang besar akan segera melakukan konsolidasi lewat paripurna. Untuk itu, Munir mendorong seluruh anggota PWI agar merangkul wartawan yang muda dan tua menjadi anggota aktif.

“Kepada seluruh pengurus agar melakukan terus pembinaan memahami kode etik jurnalistik, AD/ART, menaati segala peraturan profesi wartawan, membangun bersama untuk kemajuan pembangunan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Bahkan, kata Munir, PWI Pusat akan melakukan kebijakan berupa pemutihan kepada PWI yang masa berlaku kartunya habis.

“Masa berlaku kartu PWI yang habis silakan diperpanjang paling lambat Desember 2026. Bagi wartawan yang masa berlaku habis sebelum 2012 diberi dispensasi tidak harus UKW. Kebijakan ini akan kami konsolidasikan secara paripurna,” terangnya.

Sementara itu, Ketua PWI Sumut H Farianda Putra Sinik SE mengatakan, pihaknya terus berupaya melaksanakan acara FG yang dinilai sangat bermanfaat menjalin silaturahmi dan kebersamaan bagi anggota PWI se-Sumut.

“Saya tetap tanamkan, pengurus akan tetap menjadi pelayan dan mengurusi anggota, bukan untuk diurus,” katanya dan menambahkan, motivasi untuk melaksanakan FG berkelanjutan sebagai bukti mengurusi anggota bisa senang dan selalu gembira di tengah tugas yang padat.

Sedangkan Amrizal SH MH menyampaikan, pelaksanaan FG untuk meningkatkan silaturahmi sesama anggota PWI di Sumut. Dikatakan, jumlah peserta yang hadir sebanyak 1.250 peserta. Kepada peserta disampaikan banyak terima kasih atas partisipasinya, seperti dikutip dari asarpua.com, Minggu (5/7/2026) pagi.

(KTS/rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *