Strateginews.Id, Donggala – Pemerintah Kabupaten Donggala, ajak seluruh masyarakat yang bergelut di bidang usaha peternakan ayam petelur untuk tetap menjaga kebersihan kandang dan lingkungannya secara rutin.
“Jadi peternak ayam petelur ini harus menjalin komunikasi ke dinas terkait dan masyarakat yang terdampak dan bermukim di sekitar dekat kandang ayam, ” kata Bupati Donggala Vera Elena Laruni.
Vera menyatakan, saat ini ada laporan masyarakat dari Kelurahan Maleni terkait keluhan lalat dan bau menyengat tidak sedap masuk ke dalam di wilayah pemukiman masyarakat.
“Saya sudah perintahkan dinas terkait untuk melakukan tindakan atas aduan warga itu termasuk segera melakukan penyemprotan disenfektan anti lalat di areal kandang ayam petelur,” kata Vera.
Bupati perempuan pertama di Donggala ini juga menyatakan, ke depan sebaiknya ada kolaborasi yang baik antara warga dan pelaku usaha peternakan ayam petelur untuk menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing.
Menurutnya, pemerintah daerah sudah memberikan teguran kepada pelaku usaha ayam petelur di wilayah Maleni agar bertanggung jawab terhadap segala dampak yang di timbulkan terhadap lingkungan atas aktifitas usaha tersebut.
“Pemda mulai bergerak, jika masih tidak di indahkan oleh peternak, kami akan tutup usaha ayam petelurnya,” Tegas Vera dengan nada isyarat.
Vera menyebutkan hasil kunjungan lapangan oleh tim Dinas Pertanian dan Peternakan Donggala, sumber penyebaran lalat dan bau menyengat dari aktivitas peternakan ayam petelur perusahaan Farm Mallomo 77.
“Saya harap setiap usaha warga tetap berjalan, termasuk peternakan ayam petelur, tetapi tanggung jawab terhadap lingkungan dan kesehatan warga tetap dijaga dengan baik. Agar semua memberi manfaat,” Terangnya.
Vera meminta agar peternak ayam petelur ke depan lebih sering melakukan pembersihan kandang, perbaikan nipple rusak agar bagian bawah kandang tetap kering, membersihkan sisa pakan yang jatuh serta rotasi insektisida untuk mencegah resistensi.
DAD












