Catatan Musliadi, SH
Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Wajo Amran Mahmud dan Amran kembali berlaga di kontestasi Pilkada 2024. Program kerjanya sangat realistis dan menyentuh persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat Kabupaten Wajo.
Dalam berbagai survei paslon dengan tagline PAMMASE ini unggul dari paslon lainnya. Artinya, dukungan masyarakat Wajo terhadap PAMMASE sangat signifikan. Menariknya lagi, sejumlah kader dari partai pendukung paslon lain, lompat pagar dan menyatakan dukungannya kepada PAMMASE.
Menurut survei yang dilakukan LSI pada periode 01 sampai 10 Oktober 2024, pasangan PAMMASE mencatatkan tingkat elektabilitas sebesar 46,7%, menjadikannya pasangan dengan peluang terbesar untuk memenangkan Pilkada di Wajo. Hasil ini menunjukkan kepercayaan publik yang tinggi terhadap kepemimpinan petahana dan program-program yang mereka jalankan selama periode pertama.
Selain elektabilitas, survei juga mengukur tingkat akseptabilitas, di mana 66% responden menyatakan suka terhadap pasangan PAMMASE. Angka ini mengindikasikan bahwa pasangan ini tidak hanya memiliki peluang besar untuk dipilih, tetapi juga telah memenangkan hati masyarakat Wajo. Dengan hasil survei yang terus menunjukkan tren positif bagi pasangan Amran Mahmud-Amran.
Dukungan baru ini sebagai faktor krusial yang dapat meningkatkan elektabilitas pasangan Pammase. Dukungan dari tokoh-tokoh dan kelompok berpengaruh di Wajo tentunya memperkuat posisi pasangan ini dalam meraih kemenangan di Pilkada Wajo 2024. Pendukung PAMMASE terus bertambah dari hari ke hari. Ini bukti bahwa pasangan duo Amran sangat diyakini dapat membawa perubahan di Kabupaten Wajo.
Program unggulan seperti BPJS Kesehatan Gratis, peningkatan infrastruktur, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat menjadi faktor utama yang meningkatkan popularitas PAMMASE di kalangan masyarakat Wajo. Warga menilai pasangan ini telah mampu memenuhi janji-janji politik mereka dan membawa kemajuan yang nyata di berbagai sektor.
Dengan basis massa dan tingkat kepuasan kinerja yang sangat tinggi, membuat bakal calon lain yang muncul hampir tidak memiliki peluang untuk menang.
Pergerakan politik penuh dinamika. PAMMASE tidak boleh berpuas diri dengan hasil survei. PAMMASE dan timses harus bekerja lebih keras lagi untuk bisa menang Pilkada Wajo. PAMMASE harus mampu menunjukkan empati genuine agar lebih mudah meraih simpati pemilih.
Mobilisasi relawan untuk membentuk jaringan relawan yang solid dari tingkat Kabupaten hingga dusun untuk memenangkan pemilihan adalah keharusan. Tak kalah penting, untuk menyukseskan cita-cita bersama maka politik santun harus dikedepankan.
*) Pemerhati Politik dan Kebijakan Publik.










