STRATEGINEWS.Id, Donggala – Oknum Dewan Pengawas PDAM Uwe Lino Donggala, yang notabene seorang tokoh agama beinisial M diduga tersandung kasus “lendir” hubungan gelap alias Ber-hugel ria bersama pegawai honorer perusahaan plat merah tersebut.
Sebut saja S perempuan belia berparas cantik itu diketahui sudah lama menjalin hubungan cinta bersama M secara rapi agar tidak terpantau dan termonitor oleh keluarga ataupun isteri si oknum Dewas.
M selain sebagai Dewas di PDAM Uwe Lino Donggala, juga di kenal sebagai kontraktor tajir karena kedekatannya dengan kekuasaan untuk memperlancar dapatkan paket kegiatan proyek tertentu yang di helat Pemerintah Daerah Donggala.
“Cerita cinta tak halal antara M dan S terkuak, ketika ada keributan di RT 1 pada jumat berkah di siang hari kemarin sekitar pukul 11:00 Wita di Kelurahan Maleni, Kecamatan Banawa, Donggala, Propinsi Sulawesi Tengah,” tutur ibu RT Sarmini.
Sarmini menceritakan, sebagai aparat Pemerintah Kelurahan Maleni, sudah melakukan upaya mediasi terkait kasus perhugelan itu. Dan menurutnya telah diselesaikan di RT 2 karena S tercatat sebagai warga yang berdomisili di sana.
Terbongkarnya dugaan skandal “lendir” ini bermula dari kecurigaan istri si-M atas gerak-gerik suaminya yang bertingkah aneh bagai lelaki puber yang kasmaran atau dilanda cinta berbunga-bunga.
Bagai kisah film drama india, istri M mulai mematai-matai gerak suaminya demi melacak dan memperoleh bukti perselingkuhan itu. Hingga berdasarkan informasi dari seorang tukang ojek bernama Lala, diperoleh keterangan M dan S ada terbang ke Jakarta.
“Warga saya ini Lala, istrinya M curhat sama Lala, entah karena prihatin mendengar keluh-kesah isteri M sehingga, Lala membuka rahasia cinta terlarang itu dan sampaikan kalau M lagi berduaan bersama S terbang ke Jakarta,” Tutur Sarmini menirukan cerita Lala.
Karena S tercatat di KTP-nya sebagai warga RT 2 lanjut Sarmini menuturkan, maka diselesaikan dirumahnya Ketua RT 2, Yonde dihadiri Babinkantibmas Polsek Banawa, Montoh, si-M dan isterinya serta si-S didampingi ibunya.
Dikatakannya lagi pertemuan tersebut berlangsung alot karena tidak ada pengakuan dari keduanya, baik si-M dan S sepakat dan seirama tetap keukuh membantah dan ogah mengaku kalau mereka berdua terlibat hubungan spesial hingga pertemuan sampai malam hari.
“Sampai malam pertemuan mediasi itu mau diselesaikan secara kekeluragaan, tapi pertamanya M dan S tidak mau mengaku pergi berdua ke jakarta, namun setelah dihadrikan saksi yang juga ikut mengantar ke bandara, akhirnya mengaku juga,” Beber Sarmini.
Disaat proses mediasi itu lanjut Sarmini mengungkapkan, S tidak mau menikah dengan M, dengan alasan sudah punya pacar, selain itu M juga masih berstatus suami orang dan sudah tua renta.
“Istrinya M sudah cek juga di kantor PDAM, diperoleh informasi tidak ada perjalanan dinas ke Jakarta. lucunya lagi S tidak mau menikah, karena ia sudah punya pacar,” Tukasnya.
Di tempat terpisah, Kabag Ekonomi Sekretariat Kabupaten Donggala, Lina Karlina yang dikonfirnmasi mengatakan akan menindak lanjuti masalah kasus dugaan perselingkuhan oknum Dewas dan pegawai honorer dilingkup perusahaan air minum milik Pemkab Donggala tersebut.
“Iya dalam waktu dekat akan kita berhentikan oknum personal Dewan Pengawas dan staf honorer PDAM yang diduga melanggar etika tersebut. Direktur PDAM Uwe Lino akan menyurat ke BPKP, selanjutnya menunggu balasan, baru di ekseskusi”tutupnya.
Sementara itu, M oknum Dewan Pengawas PDAM Uwe Lino yang di konfirmasi sudah tidak berada di rumahnya di bilangan BTN Persido, Kelurahan Maleni, Kecamatan Banawa, Donggala. Konon yang bersangkutan kabur dan ngumpet di kebunnya jauh dari jangkauan.
Tim Liputan Strateginews.Id












