Subulussalam,Strateginews.id – Dinas Pertanian Perkebunan dan Perikanan ( Distanbunkan) Kota Subulussalam menggelar pertemuan sosialisasi Peremajaan Kelapa Sawit Pekebun atau Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) tahun 2023, Jumat ( 29/09),di Hotel Hermes One,
Narasumber kegiatan Asisten II Jhoni Arizal, S.STP, Kadistanbunkan Rosihan Indra,SP.,M.Si, perwakilan BPN Kota Subulussalam.
Peserta yang hadir seluruh Koperasi, Kelompok tani, Gabungan Kelompok Tani,dan KTNA Subulussalam.
Kadistanbunkan Subulussalam Rosihan Indra
menyampaikan giat sosialisasi ini merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya yang harus disampaikan ke masyarakat dan sampai hari ini sudah ada 23 Kelompok tani ( Koptan) dgn lebih kurang lahan sebanyak 3000 ha.
Asisten II Jhoni Arizal membuka acara menyampaikan mayoritas masyarakat Subulussalam adalah petani kelapa sawit,dari 30.813 ha kebun sawit yang ada di Kota Subulussalam, sebanyak 62% milik masyarakat.
Luasnya areal perkebunan tersebut belum sebanding dengan jumlah produksi yang dihasilkan mengingat beberapa permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat pekebun seperti, bibit yang tdk berkualitas, kurangnya permodalan yang dimiliki petani swadaya untuk mengolah lahannya, kurangnya pengetahuan petani tentang budidaya teknis bertanam kelapa sawit.
Jhoni Arizal menambahkan, pemerintah kota berharap besar dengan adanya program PSR ini dapat membantu pendapatan ekonomi masyarakat.Dan menghimbau bagi semua pelaku yang terlibat dalam program PSR ini dapat menghindari perbuatan yang melawan hukum. (Dedy)












