Berkunjung ke Medan Zoo saat libur lebaran

STRATEGINEWS.id, Medan — Berbagai tempat wisata menjadi incaran untuk mengisi libur Lebaran, tidak terkecuali Medan Zoo yang berlokasi di Kota Medan, Sumatra Utara. Namun, pengalaman liburan yang seharusnya diisi keceriaan justru terasa berbeda.

Wartawan mendatangi objek wisata tersebut pada Selasa (24/3/2026) sore. Untuk masuk ke tempat wisata itu pengunjung dikenakan tarif Rp 20 ribu.

Meski beberapa kali dapat sorotan terkait dengan pengelolaannya, Medan Zoo tetap dibuka di momen libur Lebaran ini. Beberapa pengunjung terlihat berkeliling kebun binatang tersebut.

Sayangnya, Medan Zoo belum banyak berbenah. Pantauan pers, kondisi kandang banyak yang tidak terurus. Bahkan ada dinding dalam kandang yang ambruk. Rumput liar juga tumbuh di area dalam Medan Zoo.

Tak hanya itu, kandang-kandang hewan banyak yang kosong. Pengunjung juga mesti berhati-hati karena terdapat sejumlah lobang.

Berharap Direnovasi

Kekecewaan juga disampaikan seorang pengunjung bernama Sugianto (44). Warga Riau itu merasa banyak hewan di kebun binatang tersebut tidak terawat.

“Penasaran sama nama besar Medan Zoo. Tapi kok, setelah dilihat hasilnya enggak sangat-sangat memuaskan, kecewa sekali,” kata Sugianto, yang mengaku baru pertama kali ke Medan Zoo, Selasa (24/3/2026).

Sugianto mengatakan, bangunan-bangunan yang ada di Medan Zoo sebenarnya cukup bagus jika dipelihara dengan baik.

“Bangunan di sini lebih mewah tapi karena enggak terawat saja ini,” ucapnya.

Senada, Melinda (20), yang datang bersama keluarganya dari Labuhanbatu juga mengungkapkan kekecewaannya. Padahal mereka memang sengaja ke Medan untuk berkunjung ke Medan Zoo tapi justru kondisi tempat wisata itu memprihatinkan.

“Sudah tahu kondisinya, enggak ke sini lagi,” kata Melinda.

Melinda juga menyoroti kondisi hewan-hewan yang ada di Medan Zoo. Dia merasa mereka tidak terawat.

“Harimau di situ benar-benar kayak enggak dikasih makan. Kayak enggak terurus gitu. Bernafasnya kayak enggak wajar gitu, terengah-engah,” ucap Melinda.

Dia berharap pemerintah bisa merenovasi Medan Zoo sehingga tempat tersebut dan hewan-hewan di dalamnya bisa dirawat dengan baik.

“Jujur belum lengkap (hewan-hewan di Medan Zoo). Setidaknya dilengkapi kalau mau dijadikan tempat wisata. Banyak masyarakat yang datang bukan orang Medan, mungkin ada dari luar kan? Bangunan kurang layak, apalagi untuk harimau di semak-semak kayak gitu. Namanya mau dijaga. Kan itu mau dipelihara, seharusnya di sini bukan dibiarkan gitu. Harapannya dikelola baik sama pemerintah. Tolong dijaga juga binatang-binatangnya,” sahut Melinda.

Pengunjung lainnya, Imah (40), juga merasakan hal sama terkait dengan kondisi Medan Zoo. Dia berharap agar pemerintah dapat lebih perhatian dan merenovasi.

“Pemerintah yang lebih perhatian, renovasi ulang, binatang-binatangnya dilihat, diperbaikilah,” tukas Imah.

Tanggapan Medan Zoo

Pihak manajemen Medan Zoo, Arfan, mengatakan, tingkat penjualan pada Lebaran meningkat pada hari pertama. Penjualan tiket tertinggi berkisar 500 tiket terjual.

“Kalau Lebaran pertama 200 tiket. Paling tinggi di angka 500-an,” kata Arfan saat dihubungi, Selasa (24/3/2026).

Arfan menanggapi terkait dengan keluhan masyarakat tentang kondisi Medan Zoo yang kurang diperhatikan. Dia menyebutkan, hal tersebut karena finansial Medan Zoo belum tercukupi.

“Kalau kondisi kita tahu dari tahun 2020 sampai sekarang itu enggak ada perubahan. Kita kan terkait dengan masalah finansial. Dari dulu itu saja kan belum membaik ya? Jadi untuk profesional kayak babat (potong) rumput agak susahlah keluarkan duit dari kantor,” ucapnya.

Arfan mengatakan, hasil penjualan tiket itu belum cukup sepenuhnya untuk membeli pangan hewan-hewan di Medan Zoo. Namun pihaknya akan mencukupi dan terjaga makanan pada hewan-hewan tersebut.

“Belum cukup (hasil penjualan tiket). Itulah yang diutamakan makanan untuk makan hewan. Untuk saat ini, itu yang paling utama dijaga (makanannya). Jangan sampai hewan enggak makan. Kalau perkara penerimaannya belum normal, yang diutamakan itu makanan hewannya pula,” katanya.

Arfan juga menanggapi keluhan masyarakat tentang harimau sumatra yang diduga belum diberi makanan.

“Kalau seperti belum makan ya, kita enggak bisa tanggapi itu karena kita tetap memberi makan setiap hari. Kalau pengunjung ya, ada komentar negatif, positif macam itulah. Kan jelas satwa kita tetap. Karena itu yang diutamakan untuk melindungi Medan Zoo saat ini,” jelasnya.

Menurut Arfan, pihaknya juga selalu menjaga kesehatan hewan-hewan di kebun binatang tersebut.

“Tetap dipantau (kesehatannya) dengan dokter. Tetap dipantau kalau untuk kesehatan,” ujar Arfan, seperti dikutip dari kumparan.com, Jumat (27/3/2026) malam.

(KTS/rel)

Sumber: kumparan.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *