UMKM  

Launching NTT Mart Ke 20 Di Flotim, Gubernur NTT Sebut Pilar Sukses NTT Mart

STRATEGINEWS.id, Larantuka – Launching NTT Mart ke 20 di Kabupaten Flores timur (Kamis,6/2/2026) mengahadirkan sejumlah fenomena menarik dalam sambutan Gubernur NTT, Melki Laka Lena.

Gubernur NTT menyampaikan sukses NTT Mart sangat bergantung pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)

” NTT Mart ini didukung tiga kaki UMKM yang diharapkan hidup semua” tegas Gubernur Melki Laka Lena.

NTT Mart Lanjut Gubernur Melki Laka Lena , akan mengacu kepada 3 kaki UMKM yang bergerak atas dasar one Village one product, One school One Product dan One Comunity One Product.

One Village One Product jelas Gubernur Melki Laka Lena, diharapkan setiap desa memiliki satu produk unggulan.

“250 desa di Flotim berarti ada 250 produk unggulan yg bisa di masukan ke NTT Mart” tegas Gubernur Melki Laka Lena.

Untuk One School One Product kata Melki Laka Lena, setiap sekolah di bawah asuhan Pemerintah Propinsi harus memiliki produk unggulan di NTT Mart.

“Soal SD dan SMP diatur langsung oleh Bupati” ucap Melki Laka Lena

One Community One Product lanjut Gubernur Laka Lena, bisa komunitas Gereja, Komunitas Mesjid, Gereja Gemit, komunitas petani dan Nelayan.

“Intinya apapun komunitasnya dan produk yang bagus dapat di simpan di NTT Mart dan produknya harus lolos di Dinas perdagangan dan perindustrian (Disperindag) dan kalau makanan harus lolos di Dinas Kesehatan (Dinkes)”jelas Gubernur Laka Lena.

Kendala UMKM kata Gubernur Melki Laka Lena, masih terkait modal. Untuk itu lanjut Melki Laka Lena, ada 300 Miliar Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Flotim di tahun 2025 dan bisa naik lagi di tahun 2026 dengan harapan tiga tiang pancang NTT Mart tadi, Pemda bisa bersama perbankan mengurus agar kelompok UMKM bisa ikut dalam program KUR dengan mengikuti skema perbankan sehingga penyebaran KUR di Flotim merata dan agar pengentasan kemiskinan bisa berjalan.

Lemahnya UMKM kata Melki Laka Lena, juga ada pada Kemampuan Teknis namin tetap bisa disiapkan pendampingan oleh pemerintah dan perbankan.

Gubernur Melki Laka Lena juga berharap,warga NTT terkhusus di Flotim harus bisa melakukan pemisahan dalam literasi pemanfaatan keuangan di kondisi yang tidak mudah ini. Untuk itu NTT Mart harus bisa menjadikan produk UMKM punya pasar secara elegan dan berkelas.

Hadir dalam acara Launching NTT Mart sejumalah tokoh dan tamu undangan, terlihat hadir Bupati Anton Doni Dihen dan Wakil Bupati Flotim, Ignas Boli Uran, Administator Apostolik Keuskupan Larantuka, MGR Frans Kopong Kung, Uskup terpilih MGR Yohanes Hans Monteiro dan jajaran Forum Komunikasi Pimpianan Daerah ( Forkopimda) Kabupaten Flotim, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta tamu dan para undangan.

(MB/DA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *