Spirit  

Kajian Kalam Rabu Ustadzah Dr. Nur Hamidah: “Mengundang Cinta dan Malaikat ke Rumah”

Ustadzah Dr. Nur Hamidah,Lc, M.Ag

STRATEGINEWS.id, Depok – Tak seorang muslimpun yang tidak menginginkan rumah mereka senantiasa dihadiri oleh para malaikat Allah dan dijauhkan dari syetan. Sebab kehadiran mereka di rumah mereka akan melahirkan aura ketenteraman dan kesejukan dan kedamaian ruhani yang mengalir di rumah itu.  Kehadiran mereka akan membuat rumah kita laksana surga.

Demikian disampaikan Ustadzah Dr. Nur Hamidah,Lc, M.Ag, dalam kajian Islam para Ibu, yang mengangkat tema “Mengundang Cinta dan Malaikat ke Rumah” bertempat di Masjid Adz Zikri, Pesona Khayangan Depok, Rabu [26/11/2025].

Ustadzah Nur Hamidah mengatakan, rumah-rumah yang di dalamnya ada kejujuran, ada kasih sayang, amanah, ada syukur dan sabar ada taubat dan istighfar akan senantiasa terbuka untuk dimasuki para malaikat, sedangkan rumah-rumah yang selain itu maka maka malaikat akan menjauhi rumah tadi.

Rumah yang akan dihadiri para Malaikat, kata Ustadzah Nur Hamidah, diantaranya adalah rumah yang diliputi dzikir kepada Allah yang di dalamnya ada ruku dan sujud, Rumah yang senantiasa bersih, Rumah yang penghuninya adalah orang-orang yang jujur dan menepati janji, Rumah yang dihuni oleh orang-orang yang senantiasa menyambung tali silaturahim, Rumah yang dihuni oleh orang yang makanannya halal, Rumah yang dihuni oleh orang yang senantiasa berbuat baik kepada kedua orang tuanya, Rumah yang senantiasa ada tilawah Al-Quran.

Meraih Cinta Allah

Hakikat sederhana untuk meraih cinta Allah adalah melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya.

Cinta hamba kepada Tuhannya dan cinta Allah terhadap hamba-Nya mensyaratkan ketundukan  hati manusia dan seluruh perangkat fisiknya pada segala sesuatu yang diridlai Tuhannya.

Allah SWT berfirman: di antara manusia ada yang menjadikan tandingan-tandingan dari selain Allah. Mereka mencintai tandingan-tandingan itu seperti mencintai Allah. Adapun orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah  dan teramat kuat (Qs. AL Baqarah : 165)

Di antara buah cinta Allah SWT terhadap hambaNya mewujud melalui cinta Jibril serta penghuni langit dan penduduk bumi kepadanya. Dan murka Allah terhadap hambaNya mewujud melalui pernyataan benci para penduduk langit dan bumi kepadanya.

Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah r.a , dari Nabi Saw , beliau bersabda, “Apabila Allah SWT mencintai Fulan: cintailah ia! Maka penghuni langit pun mencintainya. Kemudian didesain penerimaan (cinta) untuknya di bumi.’

Menggapai cinta Allah SWT adalah tujuan tertinggi dalam kehidupan seorang Muslim, yang harus diupayakan dengan sepenuh hati dan niat yang ikhlas. Cinta kepada Allah tidak hanya diungkapkan melalui kata-kata, tetapi harus diwujudkan dalam setiap tindakan dan perilaku sehari-hari. Hal ini mencakup ketaatan dalam menjalankan perintah-Nya, mengikuti sunnah Rasul-Nya, serta senantiasa berusaha meningkatkan kualitas iman dan takwa.

Dengan cinta yang tulus kepada Allah, seorang hamba akan merasakan kebahagiaan yang hakiki, ketenangan jiwa, dan kekuatan yang tidak terukur dalam menghadapi berbagai tantangan hidup

Untuk menggapai cinta Allah SWT, perbaiki niat dan luruskan niat semata-mata karena Allah dalam setiap aktivitas agar apa yang dilakukan membuahkan hasil yang baik dengan nilai ibadah. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW, “Sesungguhnya amal perbuatan itu tergantung niatnya” (HR. Bukhari dan Muslim).

[Diana]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *