Daerah  

Warga Singkawang Serukan Sikap Tenang dan Tolak Provokasi Terkait Persidangan HPL Pasir Panjang

STRATEGINEWS.id, Singkawang Kalbar – Warga masyarakat Kota Singkawang mengimbau seluruh pihak untuk tetap tenang, arif, dan bijaksana dalam menyikapi perkembangan proses persidangan terkait HPL Pasir Panjang yang saat ini berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pontianak.

Masyarakat menilai persoalan ini lebih mengarah pada permasalahan administrasi, terutama karena kerugian negara yang disebutkan pun masih berupa potensi pendapatan retribusi yang belum dibayarkan oleh pihak Palapa kepada pemerintah.

Beragam informasi simpang-siur yang beredar di media sosial dikhawatirkan dapat menciptakan persepsi keliru di tengah masyarakat. Karena itu, warga mengajak seluruh pihak agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Sejumlah akun di media sosial menyoroti ketidakhadiran Walikota Singkawang sebagai saksi dan mencoba menggiring opini seolah-olah adanya unsur kesengajaan. Namun masyarakat dan kelompok pendukung Walikota menilai narasi tersebut merupakan upaya provokatif yang tidak pantas dan harus diwaspadai.

“Belakangan ini ada narasi-narasi yang sengaja dihembuskan pihak tertentu untuk menggiring opini negatif. Bahkan ada bahasa tidak etis seperti ‘cari Walikota sampai dapat’. Ini sangat tidak pantas dan hanya merusak suasana. Kami sebagai warga mendukung penuh Walikota. Beliau tetap bekerja untuk masyarakat, jadi jangan dipelintir,” tegas Tokoh Masyarakat Singkawang, Endang Kelana Jaya, Sabtu malam (15/11/2025).

Para pendukung Walikota—dari unsur ormas, OKP, hingga warga umum—menegaskan bahwa sikap tenang yang selama ini mereka pegang bukan berarti tidak memperhatikan perkembangan. Justru itu bentuk penghormatan terhadap proses hukum yang sedang berjalan, tanpa harus ikut dalam keributan opini di ruang publik.

“Kami melihat banyak serangan yang memakai bahasa kasar dan memprovokasi. Kami mengajak masyarakat Singkawang agar tidak terpengaruh oleh akun-akun atau kelompok yang punya kepentingan lain dan mencoba memanfaatkan situasi. Walikota mendapat dukungan penuh. Tidak pantas kalau ada yang mencoba menggiring opini seolah beliau bersalah,” ujar Ketua FKPM Kota Singkawang, Rudi Sandiosa, S.Sos.

Rudi menegaskan pentingnya menjaga stabilitas dan kondusivitas kota. Menurutnya, persatuan masyarakat jauh lebih bernilai daripada membuang energi menghadapi provokasi yang tidak jelas sumber dan tujuannya.

“Kota Singkawang membutuhkan suasana damai, sejuk, dan rukun. Jangan sampai kita dipecah oleh narasi menyesatkan. Biarkan proses berlangsung sesuai aturan. Yang jelas, kami mendukung Walikota untuk terus menjalankan tugas dan amanah bagi masyarakat,” tegasnya.

Senada dengan itu, LSM Bersinar melalui Zulfikar serta LSM Merah Putih melalui Erki Candra, menegaskan bahwa pihaknya melihat langsung kepedulian pemerintah terhadap masyarakat selama ini.

“Kami sebagai lembaga masyarakat melihat sendiri perhatian pemerintah kepada kami sangat baik. Karena itu, kami berdiri bersama menjaga kota ini tetap aman. Jangan biarkan segelintir orang yang tidak bertanggung jawab memprovokasi dan selalu berpikir negatif. Mereka hanya ingin membuat kegaduhan,” tegas kedua perwakilan LSM tersebut.

Dengan suara bulat, warga, ormas, dan berbagai lembaga masyarakat di Singkawang menegaskan bahwa mereka akan terus menjaga suasana kondusif, menolak provokasi, dan tidak akan membiarkan informasi menyesatkan merusak keharmonisan kota.

(Azn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *