STRATEGINEWS.id, Jakarta – Kwik Kian Gie, ekonom senior dan politikus Indonesia, meninggal dunia pada Senin, 28 Juli 2025, pukul 22.00 WIB di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, pada usia 90 tahun.
Kabar duka ini disampaikan oleh mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, melalui akun Instagramnya, serta dikonfirmasi oleh tokoh PDI-P, Andreas Hugo Pareira.
Kwik dikenal sebagai Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri (1999-2000) dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Ketua Bappenas (2001-2004).
Ia juga pendiri Institut Bisnis dan Informatika Indonesia (IBII), kini Universitas Prasetiya Mulya, dan dikenal sebagai nasionalis sejati yang vokal menyuarakan kritik demi kepentingan rakyat. Meninggalnya Kwiek Kian Gie, Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya.
“ Ya betul, 28 Juli 2025 sekitar pukul 22.00 WIB, dalam usia 90 tahun,” kata Andreas, dikutip dari Kompas.com, Selasa [29/7] pagi.
Andreas mengungkapkan, Kwiek Kian Gie adalah sosok ekonom handal yang dimiliki bangsa ini.
“ Selamat jalan menuju keabadian, ekonom andal berintegritas. You’ll be missed. Kita kehilangan tokoh ekonom besar,” ucapnya.
Sementara itu, mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno turut menyampaikan duka cita atas kepergian Kwiek Kian Gie.
“ Selamat jalan, Pak Kwik Kian Gie. Ekonom, pendidik, nasionalis sejati. Mentor yang tak pernah lelah memperjuangkan kebenaran. Yang berdiri tegak di tengah badai, demi kepentingan rakyat dan negeri. Indonesia berduka,” kata Sandiaga dalam akun resmi instagramnya.
[sur/red]












