Gotong Royong Warga Basoka; Menyatukan Warga dalam Kebersamaan

STRATEGINEWS.ID, SumenepPembersihan Jalan Utama Desa Basoka: Menyatukan Warga dalam Semangat Kebersamaan. 

Pagi itu, udara di Desa Basoka, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, terasa segar dengan embun pagi yang masih menempel di rerumputan. Di tengah keheningan desa, suara deru mesin pemotong rumput, cangkul yang membentur tanah, dan tawa warga yang bekerja bersama mulai terdengar.

Di jalan utama desa yang membentang lurus, warga Desa Basoka mulai berkumpul, membawa berbagai alat kebersihan. Mereka tidak datang dengan perasaan terpaksa, melainkan dengan semangat untuk memperbaiki dan menjaga kebersihan lingkungan.

Kegiatan gotong royong ini adalah bagian dari tradisi yang sudah lama hidup di Basoka, sebuah desa kecil yang terletak di ujung timur Pulau Madura. Di balik gerakan sederhana ini, ada makna yang dalam tentang bagaimana masyarakat desa menjaga kebersamaan dan kesadaran akan pentingnya lingkungan yang bersih.

Kepala Desa Basoka, Achmad Suhdi, terlihat ikut bergabung dengan para warga. Ia mengenakan kaos berwarna biru, celana panjang hitam, dan topi caping yang biasa dipakai petani Madura. “Kegiatan ini penting untuk menjaga kebersamaan, serta mengatasi masalah rumput liar yang tumbuh ke tengah jalan. Jika dibiarkan, selain mengganggu pemandangan, juga bisa membahayakan pengguna jalan, terutama para pengendara sepeda motor,” ujarnya sambil mengayunkan sabit untuk memotong rumput yang menjulur ke jalan.

Menurut Achmad Suhdi, gotong royong semacam ini bukan hanya sekadar membersihkan jalan. Ini adalah bentuk pemeliharaan kebersihan yang seharusnya datang dari kesadaran warga itu sendiri. “Masyarakat harus punya kesadaran bahwa lingkungan yang bersih dan rapi adalah tanggung jawab bersama. Tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah atau aparat desa saja. Semua harus terlibat,” tambahnya.

Semangat Kebersamaan yang Kental

Setiap warga yang hadir di lokasi tampak antusias, dengan wajah penuh semangat. Mereka menyadari bahwa meski hanya kegiatan sederhana, dampaknya bisa terasa langsung. Bapak Abdul Hekam, seorang warga yang sudah lama tinggal di Basoka, mengungkapkan pentingnya gotong royong dalam kehidupan sehari-hari. “Dulu, setiap bulan, kami sering berkumpul untuk gotong royong seperti ini. Namun, belakangan ini agak jarang. Tapi hari ini, saya senang sekali karena warga kembali semangat untuk menjaga kebersihan bersama,” ujarnya sambil memotong rumput liar di tepi jalan.

Bagi Hekam, kegiatan gotong royong bukan hanya tentang membersihkan jalan, tetapi juga tentang mengeratkan tali persaudaraan antarwarga. “Ketika kita bekerja bersama, kita merasa lebih dekat, lebih satu. Ini bukan hanya tentang kebersihan, tapi tentang menjaga semangat kekeluargaan,” jelasnya.

Warga lain, Mahfud, menambahkan, “Kami merasa lebih memiliki desa ini. Kalau jalan bersih dan rapi, kita semua juga merasa nyaman.” Mahfud, yang juga ikut serta dalam kegiatan tersebut, menggambarkan bagaimana setiap individu memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.

Kesadaran Masyarakat yang Kian Terbangun

Kegiatan gotong royong di Desa Basoka juga mencerminkan perubahan kesadaran yang mulai tumbuh di kalangan warga. Dulu, menurut beberapa warga yang telah tinggal di desa ini sejak lama, kebersihan lingkungan lebih sering diserahkan kepada pemerintah desa atau petugas kebersihan. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, warga mulai menyadari bahwa kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab mereka sendiri sebagai bagian dari masyarakat.

Achmad Suhdi, yang juga dikenal sebagai sosok yang aktif mengajak masyarakat untuk peduli dengan lingkungan, menegaskan bahwa kegiatan semacam ini bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi juga sebuah pembelajaran sosial. “Ini adalah pendidikan bagi warga. Kalau kita ingin desa ini maju, kita harus mulai dari kebersihan. Sebelum kita berharap ada perubahan besar, kita harus berusaha dulu memperbaiki hal-hal kecil di lingkungan kita,” kata Suhdi.

Bukan hanya itu, kegiatan seperti ini juga menjadi ajang untuk mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan lingkungan. Desa Basoka, yang dikenal dengan suasana pedesaan yang tenang, masih sangat bergantung pada alam. Kebersihan jalan, saluran air, dan sekitar rumah sangat berhubungan langsung dengan kualitas hidup warga desa. Salah satu contohnya adalah saluran air yang tertutup oleh rumput atau sampah. Jika dibiarkan, air akan tergenang dan menyebabkan masalah kesehatan.

Selain itu, jalan yang bersih juga memberikan kenyamanan lebih bagi para pengendara, baik itu warga desa maupun pengunjung yang melintasi Basoka.

“Kalau jalan bersih, orang yang lewat juga merasa nyaman. Ini juga akan menarik perhatian wisatawan yang ingin melihat sisi lain dari Madura,” ujar Achmad dengan senyum penuh harapan.

Peran Gotong Royong dalam Membangun Desa

Kegiatan gotong royong ini, meski terlihat sederhana, merupakan cermin dari nilai-nilai tradisional yang masih hidup di masyarakat Desa Basoka. Di tengah modernisasi dan perkembangan zaman yang serba cepat, semangat gotong royong tetap menjadi pijakan utama dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Gotong royong, yang menjadi ciri khas masyarakat desa, memiliki peran yang tak bisa dianggap remeh dalam membangun solidaritas sosial. Di desa yang terletak di ujung timur Pulau Madura ini, setiap langkah bersama, meski hanya untuk memotong rumput atau membersihkan jalan, menjadi simbol kekuatan kolektif yang tak tergantikan. Ini bukan hanya tentang membersihkan jalan, tetapi juga tentang membangun ikatan yang lebih kuat di antara warga.

Dalam setiap tetes keringat yang jatuh, ada harapan untuk desa yang lebih baik. Ada kesadaran bahwa kebersihan bukan hanya tentang estetika, tetapi tentang menciptakan ruang hidup yang sehat dan aman bagi semua. Seperti yang diungkapkan oleh Achmad Suhdi,

“Dengan saling bergotong royong, kita tidak hanya membersihkan jalan, tapi juga membersihkan hati dan pikiran kita. Ini adalah cara kami untuk menjaga kekompakan dan rasa memiliki terhadap desa ini.” pungkasnya. (ibn)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *