STRATEGINEWS. Id. Landak Kalbar- Masyarakat Adat Dayak Dusun Perabi Desa Mamek Kecamatan Menyuke Kabupaten Landak meresmikan Pantulak Nek Seha dengan cara prosesi Ritual adat Baremah Jumat (14/06/2024).
Peresmian pantulak Nek Seha ini dihadiri oleh Kades Mamek, Yance, Plt. Ketua DAD Kecamatan Menyuke, Agustinus Sukiman, Timanggong Desa Mamek, Sukardi, Pasirah, Pangaraga, Muspika, masyarakat Perabi dan tamu undangan lain.
Pantulak, Nek Seha ini dibangun dari Dana Desa (DD) Tahun 2024 dengan anggaran biaya sebesar Rp. 53.793.0008 ukuran panjang 3 Meter dan lebar 3 meter.
Kepala Desa Mamek, Yance dalam sambutannya menyampaikan, setelah dirinya membangun pantulak Nek Seha ini, ia meminta kepada pengurus adat khususnya di dusun Perabi tolong yang sudah dibangun ini dipelihara.
” Kebanyak kita di negara ini membangun mudah, memeliharanya yang susah. Kan tidak mungkin lagi Tahun depan saya membangun ini, saya memikirkan Dusun lain,” jelas Yance.
Yance menitipkan pesan kepada pengurus adat yang ada di Dusun Perabi, tolong situs budaya ini dipelihara dan dijaga dengan baik. kalau ini tidak di pelihara, dalam waktu dekat bangunannya bisa rapuh, rusak bahkan kotor,” katanya.
Sementara Timanggong Desa Mamek, Sukardi mengatakan, dengan dibangunnya Pantulak Nek Seha ini agar bisa masyarakat khususnya yang ada di Desa Mamek manfaatkan budaya dan sumber-sumber adat agar bisa bermanfaat untuk masyarakat luas khusus Kabupaten Landak.
Timanggong menjelaskan, adat istiadat perlu kita kembangkan yang perlu kita bina terutama para generasi muda Dayak. Inilah adat, inilah budaya yang harus kita junjung tinggi agar masyarakat Dayak bisa hidup bermartabat dan bisa dihargai oleh bangsa sendiri,” kata Sukardi lagi.
(Man)












