StrategiNewsid, (Wajo, Sulsel) — Pemerintah Kelurahan Laelo Kecamatan Tempe Kabupaten Wajo, gelar kegiatan Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) RKPD tahun 2025 tahun anggaran 2024.
Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Wajo, Ketua LPMK, Kepala Puskesmas Tempe, Lurah Laelo, Camat Tempe, Bhabin Kantibmas, Babinsa serta warga Kelurahan Laelo.
Untuk diketahui bersama bahwa Musrenbang Kelurahan adalah suatu forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan yang diadakan di tingkat kelurahan dalam rangka merencanakan pembangunan yang akan dilakukan pada tahun berikutnya.
Ambo Mappasessu, salah satu Anggota DPRD Kabupaten Wajo yang turut hadir pada kegiatan musrenbang tersebut menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membahas dan menyepakati usulan pembangunan yang lebih prioritas.
“Musrenbang yang terkumpul di tingkat kelurahan akan dilanjutkan ke musrenbang kecamatan dan lanjut ke musrenbang Kabupaten.” Jelasnya.
Hasil musrenbang yang paling prioritas adalah semakin berkurangnya ikan di danau Tempe, yang disebabkan oleh banyaknya ikan sapu sapu yang merusak ekosistem ikan di danau.
Selain itu kurangnya kesadaran masyarakat nelayan dalam hal menangkap ikan, nelayan tidak hanya menangkap ikan yang besar tetapi juga ikan-ikan yang masih kecil, Akibatnya tidak ada lagi ikan kecil yang dapat berkembang.
Menanggapi hal tersebut, Dinas Perikanan Kabupaten Wajo menjelaskan bahwa setiap tahun memiliki program penyebaran bibit ikan di perairan danau Tempe, olehnya itu dibutuhkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan menggunakan alat tangkap ikan yang tidak merusak ekosistem.
Ambo Mappasessu berjanji akan memperjuangkan agar pemerintah daerah dapat mengantisipasi hal tersebut, karena dampaknya bukan hanya di Kelurahan Laelo namun juga seluruh Kelurahan yang berada di pinggiran danau Tempe.
Deden












