STRATEGINEWS.Id, Jakarta – Usai deklarasi calon presiden dan calon wakil presiden [capres-cawapres] dari Koalisi Perubahan yang diusung Partai NasDem, PKS dan PKB, yaitu Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, pimpinan Partai Persatuan Pembangunan [PPP] dan PDI Perjuangan akan menggelar pertemuan.
Hal itu disampaikan Ketua Badan Pemenangan Pemilu [Bapilu] PPP Sandiaga Salahudin Uno melalui keterangan tertulis, Minggu 3 September 2023.
Dikatakan Sandi, pertemuan tersebut akan dilaksanakan dalam waktu dekat, dan diharapkan akan mengeluarkan keputusan tentang sosok yang akan menjadi pasangan capres Ganjar Pranowo.
“ Kita tunggu dalam beberapa hari ke depan pimpinan partai politik akan bertemu dalam suasana yang kekeluargaan, mudah-mudahan memasuki tahapan-tahapan berikutnya,” kata Sandiaga Uno.
Terkait deklarasi Anies-Cak Imin, Sandi mengatakan bahwa hal itu perlu disambut dengan riang gembira.
“ Ya seperti kontestasi demokrasi kan harus kita sambut dengan penuh suka cita dan penuh kegembiraan, karena kan mitra-mitra berdemokrasi,” kata Sandi
Sandi menambahkan, pesta demokrasi harus dimaknai dengan semangat persatuan dan kesatuan. Sebab, kata dia, kontestasi demokrasi senyatanya bukan hanya mencari kedudukan, tetapi pengabdian dan bekerjasama dalam membangun banngsa.
“ Jadi konsepnya adalah bertanding untuk bersandinng, berkompetisi nantinya juga akan berkolaborasi. Jadi saya ingin narasi kita ini narasi yang positif dan narasi yang kekeluargaan penuh persabahatan,” ungkapnya.
Sandi mengungkapkan, langkah dan strategi koalisi PPP-PDI-P, pihaknya masih fokus terhadap isu masalah ekonomi.
Hingga hari ini, Sandi masih menyerap aspirasi masyarakat yang diakuinya masih berkutat pada penciptaan lapangan kerja dan stabilitas harga pangan.
“Seperti kata-kata bijak, jadi kita tunggu dulu sampai airnya tenang, semua masih terus mengupayakan keberlanjutan pembangunan, kami di PPP fokusnya di ekonomi hijau, ekonomi yang membuka lapangan kerja,” imbuh dia
“Sehingga kerja mudah, harga-harga murah dan Insya Allah kita bisa mempersatukan dan menyambut kontestasi demokrasi ini dengan sukacita,” ujar Sandi mengakhiri.
[dul/red]












