Berita  

Kunker Komisi VIII DPR RI ke Kota Bogor, Salurkan Bansos

STRATEGINEWS.id, KOTA BOGOR ‐‐‐ Kunjungan Kerja atau Kunker secara spesifik Komisi VIII DPR RI ke Pemkot Bogor yakni memonitoring penyaluran bantuan sosial secara langsung sebagai program yang diamanatkan oleh Kementrian Sosial atau Kemensos RI secara langsung untuk Pemkot Bogor

Pada Kunker tersebut tentu kejadiannya di terima langsung oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Jumat pagi (1/9/2023).

Tak hanya itu, dalam Kunker ini, Komisi VIII DPR RI juga menyerahkan bantuan secara langsung di Plaza Balai Kota.

Hal ini juga dikatakan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Diah Pitaloka bersama 14 anggota Komisi VIII DPR RI lainnya, tak hanya itu pihaknya juga berkunjung untuk melihat pelaksanaan berbagai program Kementerian Sosial atau Kemensos RI di Kota Bogor.

Memang melihat kepadatan penduduk Kota Bogor merupakan salah satu kota yang kepadatan penduduknya tinggi dengan berbagai problematika dan sosialnya yang ada

“Untuk itu dalam meningkatkan bentuk kepedulian sesama kita harus menyalurkan berbagai bantuan permodalan untuk disabilitas, sembako untuk warga miskin dan anak-anak Hidrosefalus yang diberikan kursi roda khusus dirangkai untuk anak Hidrosefalus, “ucap dia

Untuk mewujudkan itu semua, maka yang terpenting adalah sesuai apa yang telah disampaikan dari hasil pembicaraan dengan Wali Kota Bogor yakni perlu adanya lagi penyesuaian terkait Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau DTKS.

Tentunya hal ini dilakukan mulai dari mereview proses input DTKS, proses penyaringan, pemilihan DTKS sampai menjadi data kemiskinan yang validitasnya digunakan untuk referensi atau patokan bantuan berbagai dana sosial di daerah.

“Termasuk juga bagaimana sinkronisasi antara data sosial dengan data PBI kesehatan yang meskipun ini akan menjadi salah satu bahan diskusi kita di rapat khusus bersama Kemensos,
“kata dia

Selain itu dirinya juga menambahkan, sejauh ini penyaluran bantuan sosial di Kota Bogor sudah berjalan baik. Namun masih ada penerima bantuan yang sudah memiliki kartu, meskipun pada bulan berikutnya tidak lagi menerima bantuan.

“Data mereka ini juga sudah kita masukkan ke Kemensos untuk dicek kenapa tidak dapat dan juga akan menanyakan terkait pembaharuan data yang sedang dilaksanakan Kemensos, “sebut dia

Lebih lanjut juga dikatakan Ketua Sentra Terpadu Inten Soeweno Kemensos RI, Roni bahwa hari ini telah diserahkan uang senilai Rp 36 Miliar untuk tiga program bantuan sosial.

Maka data penerima bantuan pun harus sesuai data nya dari Pemkot Bogor yang telah dikirim ke Kemensos. Agar tidak menjadi rancu. Data itu kemudian menjadi dasar untuk Kemensos melakukan assessment untuk kemudian diketahui bantuan apa saja yang di butuhkan penerima manfaat.

“Selanjutnya kini di informasikan bagi disabilitas yang membutuhkan bantuan silahkan mendaftar permohonan bantuan ke Dinsos. Dinsos akan membantu mengisi formulir assessment, formulir ini aplikasi yang terhubung langsung dengan Sentra Terpadu Kemensos berdasarkan data itu akan verifikasi dan akan dilakukan pengukuran, “sambungnya

[wm]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *