STRATEGINEWS.Id, Kuningan – Pendidikan berkeadilan merupakan salah satu isu yang diharapkan dapat segera diselesaikan di Indonesia, termasuk di Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat. Tidak hanya isu kesempatan sekolah bagi seluruh masyarakat, tetapi pemerataan kualitas pendidikan juga masih perlu diperbaiki.
Hal itu disampaikan calon anggota legislatif DPRD Kabupaten Kuningan dari Partai Kebangkitan Nusantara [PKN] Susilawati, SE, melalui keterangan, Jumat, 21 Juli 2022.
Susi mengatakan, masalah sosial ekonomi menjadi salah satu penyebab kesenjangan partisipasi terlebih pada jenjang pendidikan menengah dan tinggi. Meski kesenjangan tersebut semakin berkurang dari tahun ke tahun, namun isu tersebut masih menjadi penghambat untuk masyarakat mendapatkan pendidikan berkeadilan.
“ Persoalan pendidikan ini yang harus kita perbaiki, sehingga masyarakat mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan,” kata Susilawati
Sebagai upaya menuju Kabupaten Pendidikan, Susilawati akan terus berjuang untuk mewujudkannya, salah satunya di bidang ekonomi. Ekonomi, kata dia, menjadi salah satu pendukung dalam keberhasilan pendidikan. Karena banyak yang putus sekolah hanya karena terbentur masalah ekonomi.
Susi menambahkan, urusan pendidikan dinilainya perlu mendapat perhatian pemerintah secara proporsional. Sebab, selama ini kepentingan dunia pendidikan di daerah belum begitu mendapat perhatian yang pas.
Temuan-temuan di lapangan seperti siswa yang bersekolah hanya sampai di jenjang SD/SMP. Kemudian, terhenti karena faktor ekonomi, kemiskinan, faktor pergaulan bebas, hingga persoalan kebudayaan seperti nikah muda, seolah sudah lumrah.
“Kita ingin ada model pendidikan nonformal yang setara, berkualitas dari segi pembelajaran, kompetensi guru, bahan ajar, hingga sarana dan prasarana pendidikannya,” ujar dia.
Susilawati maju di bursa pencalegan Dapil 2 Kuningan melalui Partai Kebangkitan Nusantara Kabupaten Kuningan.Begitu nanti ia diamanatkan sebagai wakil rakyat, Susilwati mengaku telah memiliki visi khusus yakni mewujudkan pendidikan yang berkualitas, khususnya untuk generasi muda.
“Lebih jauh kita ingin mendorong putra-putri daerah ini terus melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang pendidikan tinggi,” pungkasnya.
[jgd/red]












