STRATEGINEWS. Id. Landak Kalbar- Peristiwa miris datang dari Bingaro Dusun Pak Buis Desa Banying Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak Kalimantan Barat, seorang Ibu inisial RPA (23) melahirkan seorang bayi lalu dibunuh.
Peristiwa itu dibenarkan oleh Kapolres Landak melalui Kapolsek Sengah Temila IPDA. Yulius Kartono. Adapun kronologis kejadian, pada hari Minggu Tanggal 25 Juni 2023 sekitar pukul 21.00 wib mendapatkan informasi adanya dugaan Tindak Pidana menghilangkan nyawa orang lain/pembunuhan bayi yang baru dilahirkan oleh Ibu Kandungnya inisial RPA (23).Senin (26/6/2023).
Menurut Kapolsek Sengah Temila, sekitar pukul 19.00 wib, sehabis makan malam, RPA merasa sakit perut dan mau buang air besar. Kemudian RPA menuju ke sungai dengan kondisi hujan deras.
Pada saat itu, RPA melahirkan bayinya di sungai. Merasa takut warga berdatangan mencari RPA, ia melarikan diri dari sungai, kemudian warga melihat bayi yang telah lahir dalam kondisi meninggal dunia.
“Atas informasi tersebut, aparat kepolisian dari Polsek Sengah Temila Aipda Litis, Bripka Suprianto Hasiolan, Bripka Deswi Candra dan Bripka H. Dias bersama Tenaga Medis, Bidan Hermiati Neneng, Amd.Keb, Laura Dara Santi, Amd. Keb dan Hernadus, Amd. Kep mendatangi TKP,” jelas Yulius Kartono.
Kapolsek, Yulius Kartono menyampaikan, langkah yang di ambil oleh pihak kepolisian di antaranya, mendatangi TKP, melakukan olah TKP dan mengevakuasi bayi yang sudah dalam keadaan meninggal untuk dilakukan Visum Et Revertum.
Selanjutnya, mengamankan ibu kandungnya dan membawa ke RS Landak untuk dilakukan perawatan karena baru saja melahirkan dan mengumpulkan bahan keterangan dari saksi saksi serta mengamankan barang bukti,” tutup Yulius Kartono.
(Sartiman)












