STRATEGINEWS.id, BOGOR — Usai terjadi perdebatan yang berujung saling adu argumen antara legislatif dan yudikatif terkaiit soal rusaknya jalan di sejumlah ruas di wilayah Dapil IV yang terdapat melekat nama pahlawan di sana.
Jalan penghubung yang diperbincangkan tersebut memang berada pada ruas wilayah kecamatan Ciampea ‐- Tenjolaya di kabupaten bogor, hal itu ternyata sempat memanas.
Pasalnya kritikan itu terlontar dari Ridwan Muhibi untuk Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan agar perlu itu, mengevaluasi kinerja Dinas PUPR Kabupaten Bogor, “kata dia, dan meminta agar meninjau langsung ke lapangan, dan pastikan banyak jalan rusak di sejumlah ruas di wilayah kabupaten bogor
Tak hanya itu Ridwan Muhibi yang merupakan wakil ketua komisi IV DPRD kabupaten bogor tersebut, dalam kritikan nya pada beberapa waktu lalu hebohkan lingkungan Pemkab Bogor
Namun ternyata hal tersebut terdengar oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor dan mengambil sejumlah langkah dalam menjawab berbagai keresahan di masyarakat
Langkah itu kini Pemkab Bogor melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kabupaten bogor, pastikan jalan Abdul Fatah penghubung dua wilayah yakni kecamatan Ciampea.dan Tenjolaya sepanjang 2,3 kilometer akan terbangun pada 2023 tahun ini
Hal tersebut telah ditegaskan Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan, Dinas PUPR kabupaten bogor Krisman Nugraha, pada Senin (12/6/2023), siang
Kini dalam penjelasannya menurut, Krisman bahwa pembangunan jalan Abdul Fatah sebagai jalan penghubung untuk dua wilayah kecamatan ciampea dan tenjolaya mencapai sepanjang 2,3 kilometer akan dibangun menggunakan anggaran APBD Tahun 2023 sebesar Rp 5,39 miliar
Hal tersebut tentunya berdasarkan usulan saat musrebang kecamatan yang sebelumnya telah digelar pada beberapa waktu lalu, dan saat ini sedang dalam proses lelang.
“³ jalan tersebut memang aspirasi masyarakat yang merupakan usulan dari bawah yang diajukan melalui acara musrenbang kecamatan saat itu.”
Lebih lanjut kata Krisman memang, saat ini proses pembangunan sudah memasuki tahap tender dan sedang dievaluasi dan verifikasi oleh tim LPSE kabupaten bogor.
Untuk itu memang prosesnya dilakukan secara transparan dan secara online, bahkan masyarakat pun bisa ikut memantau langsung proses tendernya melalui aplikasi LPSE.
“Saat ini tentu sudah masuk tahap evaluasi dan verifikasi data oleh tim LPSE. Dan tak hanya itu, dirinya juga pastikan tahun ini pembangunan jalan Abdul Fatah penghubung atas dua wilayah tersebut sepanjang 2,3 kilometer terlaksana dan tidak ada kendala, “pungkas nya
Sementara di sisi lain Kabid Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Asman Dila juga, “menerangkan, kini total panjang keseluruhan ruas jalan Abdul Fatah sebagai penghubung dua wilayah itu, yakni kecamatan Ciampea -‐ Tenjolaya adalah sepanjang 12,8 Kilometer, “jelasnya
Hal tersebut tentu berdasarkan SK kegiatan rekontruksi pembangunan atas jalan Abdul Fatah penghubung dua wilayah untuk kecamatan ciampea ‐‐ tenjolaya sepanjang 2,3 kilometer akan dilakukan pada tahun ini.
Maka untuk sisanya, “tentu akan kami tangani melalui kegiatan pemeliharaan rutin jalan, ”terang nya [wm]












