HUT ke-99 Tahun KFS Uskup Agung Pontianak Ingatkan Para Suster

STRATEGINEWS.id. Landak Kalbar- Uskup Agung Pontianak, Mgr. Agustinus Agus mengingatkan karya di bidang pendidikan dan kesehatan masih di butuhkan oleh masyarakat luas. Prinsip-prinsip Managemen umum harus di miliki oleh Suster.

Hal Ini disampaikan Uskup Agung Pontianak, Mgr. Agustinus Agus pada perayaan syukur HUT ke-99 Tahun (KFS) Kongregasi Fransiskanes Sambas hadir di Indonesia 11 Juni 1924-2023 yang dirayakan di Gereja Salib Suci Ngabang Kabupaten Landak Kalimantan Barat Minggu (11/6/2023).

” Ini bisa kita kelola kalau kita percaya, akuntabel, terus terang dan profesional. 30 tahun yang lalu jubah kita masih laku di jual, wibawa jubah masih sangat kental, sekarang jubah tetap di hormati,” jelas Uskup.

Untuk itu,” lanjut Uskup,” kalau kita mau profesional sejak sekarang, Suster-Suster siapkan kader-kader yang ahli di bidangnya. Tampa itu, kita akan terburuk. Seharusnya 100 tahun sekolah-sekolah Suster itu harus mampu mandiri, tapi zaman no sekarang ini belum mampu mandiri berarti ada satu yang salah,” katanya.

Menurut Agustinus Agus, persaingan kedepan pelayanan masyarakat semakin hari semakin hebat. Kita bekerja, kita buat sesuatu yang mendatangkan uang untuk pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.

Saya ingatkan Suster, karena kelompok Suster sudah ada 200 an lebih, bekerjalah dengan profesional sesuai dengan bidangnya, karena persaingan di bidang pendidikan sangat keras. Untuk menyediakan sekolah kita harus profesional,” jelasnya.

Kalau melihat kebelakang kesusahan dan kegagalan masa lalu cita-cita yang belum tercapai sambil menatap masa kini kondisinya seperti apa, dan harus mampu mengantisipasi 5 Tahun, 10 Tahun bahkan 15 Tahun yang akan datang.

Saya yakin Suster mampu kerja keras seperti Tema tahun-tahun terakhir sinode berjalan bersama-sama rekan-rekan Suster dengan tarekat lain, dengan Pastor dan dengan unsur pemerintah, karena tampa berjalan bersama, sehebat apapun kita ini manusia biasa.

Saya doakan Suster tetap berjuang, karena kehadiran Suster tetap dibutuhkan masyarakat, catatan-catatan yang saya sampaikan ini mungkin agak keras, supaya Kedepannya kita jangan tenggelam,” tutup Uskup.

(sartiman)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *