STRATEGINEWS.Id, Jakarta – Isu Partai NasDem menolak Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono [AHY] sebagai calon wakil presiden Anies Baswedan di Pilpres 2024 kencang berhembus.
Isu tersebut dibantah Bendahara Umum Partai Nasdem, Ahmad Sahroni. Sahroni dengan tegas mengatakan, isu tersebut tidak benar. Apalagi isu yang menyebut bahwa penolakan tersebut disebabkan setelah bertemunya Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Nggak lah, mana ada, itu cuma isu saja, toh welcome-welcome aja. Kan malah AHY sering ketemu Babeh (Surya Paloh) gua sering kok, nggak mungkin, itu isu aja,” ujar Sahroni di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (31/8/2023).
Lebih lanjut, Wakil Ketua Komisi III DPR ini belum bisa memastikan kapan cawapres Anies akan diumumkan ke publik. Dia mengaku tidak bisa menebak restu Surya Paloh.
Sahroni sendiri menjadi satu dari perwakilan Partai Nasdem yang menemani Anies bertemu Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Puri Cikeas, Kabupaten Bogor. Adapun soal pengumuman cawapres, ia yakin nama tersebut tak diumumkan jelang penutupan pendaftaran capres-cawapres pada 25 November 2023.
Sebelumya, pada Ahad (27/8/2023) lalu, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendorong Anies Rasyid Baswedan segera mengumumkan nama yang akan menjadi cawapres. Tentu dengan mempertimbangkan momentum terbaiknya.
“Bisa hari ini, bisa besok, bisa lusa, mudah-mudahan waktunya yang terbaik. Momentumnya yang terbaik dan tentunya membawa kans yang lebih baik juga,” ujar AHY di Kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jakarta, Ahad malam.
Kendati memiliki pendapatnya sendiri, Partai Demokrat berkomitmen dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan. Termasuk menyerahkan waktu pengumuman cawapres kepada Anies.
“Kami serius untuk membangun Koalisi Perubahan,” ujar AHY
Diketahui, Anies bersama Tim 8 Koalisi Perubahan untuk Persatuan telah menemui Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Ketua Majelis Syura PKS Salim Segaf Aljufri. Salah satu agenda tersebut adalah membahas strategi pemenangan untuk pemilihan presiden (Pilpres) 2024.
Ditanya, apakah pertemuannya dengan SBY membahas nama-nama kandidat cawapres? Ia menjawab bahwa hal tersebut sudah tak jadi pembahasan mereka. Ungkapnya sekali lagi, pertemuan itu sudah membahas strategi pemenangan.
“Sudah tidak lagi (bahas kandidat cawapres), tadi tidak berbicara nama, tidak bicara itu semua. Sudah bicaranya lebih ke depan yaitu tentang apa langkah-langkah ke depan,” ujar Anies di kediaman SBY, Kabupaten Bogor, Jumat (25/8/2023) malam.
“Nanti diumumkan,” ujar Anies.












