Berita  

Dua angin puting beliung menyerupai

Teks foto:
Dua angin puting beliung membelah perairan Danau Toba, Minggu sore.

STRATEGINEWS.id, Medan — Angin puting melanda perairan Danau Toba, Minggu (13/8/2023) sore, dan menghebohkan masyarakat yang menyaksikan sekitar pukul 17.00 WIB dan berlangsung sekitar 30 menit.

Kedua angin puting beliung berwarna putih dan sangat tinggi itu membelah perairan Danau Toba dan terlihat sangat jelas dari Huta Ginjang Muara, Kabupaten Tapanuli Utara.

Informasi yang dihimpun dari petugas Geopark Kaldera Toba di Kecamatan Muara, Switno Rajagukguk, angin puting beliung membuat masyarakat yang ada di perairan Kabupaten Toba, Kecamatan Porsea, panik namun berusaha melihat lebih dekat pemandangan langka itu.

“Dua angin puting beliung terlihat jelas dari Huta Ginjang Muara dan ini pemandangan langka di Danau Toba,” kata Switno kepada kepada pers, seperti dikutip dari AnalisaMedan.com, Senin (14/8/2023).

Petugas Geosite di Bakkara, Humbang Hasundutan, Gonggom Lbn Toruan, menyampaikan, ada mitologi yang beredar di masyarakat Toba tentang fenomena puting beliung yang sudah jarang terjadi.

“Sewaktu kami masih anak-anak, diceritakan kemunculan puting beliung dikarenakan adanya dua naga (dari atas dan dari bawah) yang bertarung di Danau Toba. Kalau naga atas yang menang, maka itu pertanda akan musim kemarau. Sebaliknya, kalau naga bawah menang, pertanda akan musim hujan dan para tetua dahulu punya ritual menangkal kehadiran mereka di daratan, dengan membaca mantera tertentu serta menancapkan sebilah pedang di tanah menghadap puting beliung,” kata Gonggom.

Dia meyakini kedatangan dua angin puting beliung ini mengisyaratkan sebuah pertanda yang bakal terjadi.

(KTS/rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *