STRATEGINEWS.Id, Kuningan – Diantara faktor meningkatkan kualitas pendidikan adalah penyediaan sarana dan prasarana yang lengkap. Hal itu akan akan berdampak langsung terhadap peningkatan mutu sumber daya manusia (SDM) disuatu lembaga pendidikan.
Hal itu disampaikan calon anggota legislatif DPRD Kabupaten Kuningan dari Partai Kebangkitan Nusantara [PKN] Susilawati, SE kepada strateginews.id, Minggu 23 Juli 2023.
Susilawati mengatakan, di berbagai sekolah yang ada di Kabupaten Kuningan, masih terdapat infrastuktur bangunan sekolah yang tidak layak dan harus menjadi perhatian instansi terkait. Bunda Susi, demikian karib disapa mengaku, ketika dirinya menjadi Ketua Komite Sekolah di salah satu Sekolah Dasar, melihat secara langsung bangunan sekolah yang tidak layak dan mengganggu proses belajar mengajar.
Oleh sebab itu, dia meminta Pemkab agar sarana dan prsarana disetiap sekolah harus menjadi perhatian.
“Karena masih banyak yang ditemukan sekolah atap maupun bangunan yang rusak, meja kursi yang tidak layak. Jadi, kami meminta Pemkab Kuningan dalam pengalokasian khususnya infrastruktur lebih ditingkatkan lagi,” ujar Susi.
Selain itu, juga disebutkan Susi masih banyak bangunan sekolah yang jauh dari kelayakan diperuntukan dalam proses belajar mengajar.
“Semua sekolah harus mendapatkan pembangunan yang setara dan layak, semua sekolah harus unggul, tidak harus sebagian sekolah yang menjadi favorit dan selalu disupport anggarannya,” tuturnya.
Calon anggota legislatif dari Dapil II inii menegaskan, dalam mewujudkan sekolah yang berkualitas, maka yang terutama harus dibenahi yaitu sarana prasarana setiap sekolah tanpa terkecuali
Menurut politisi PKN ini bahwa jika sarana dan prasarana setiap sekolah itu memadai pasti secara otomatis perkembangan dan kualitas SDM pun akan semakin maju dan membaik karena didukung dengan berbagai fasilitas.
“Jadi prestasi siswa pun semakin beragam dan meningkat baik itu prestasi akademik maupun non akademik pasti akan diraih setiap siswa dan semakin bersaing diantara sekolah satu dengan lainnya,” pungkasnya.
[cep/red]












