STRATEGINEWS.Id, Blora – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) dilaksanakan serentak 27 Desa di Kabupaten Blora, salah satunya Desa Balongsari, Kecamatan Banjarejo yang diikuti 3 calon dimenangkan oleh seorang guru honorer sebuah sekolah swasta di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Sabtu (8/7/2023).
Narno (bukan nama sebenarnya) adalah salah satu anggota panitia pilkades setempat mengatakan bahwa, M. Afif Hammada adalah guru honorer dan juga seorang tokoh muda yang ada di wilayah desanya. Dia adalah seorang anak Kiai yang nempunyai sekolah madrasah di wilayah Kecamatan Banjarejo.
“Ya benar, Afif adalah seorang pemuda yang kesehariannya mengajar di sekolah swasta di Banjarejo. Dan dia juga anak seorang Kiai di wilayah kami,” ucap Narno.
“Sebenarnya Afif tidak berniat nencalonkan diri sebagai calon kades. Karena dia ditawari menjadi salah satu anggota panitia pilkades, dan Afif menolak. Karena hal tersebut, dia malahan berkeinginan untuk mencalonkan diri sebagai calon kades,” tambah Narno.
Lanjutnya, Narno menceritakan bahwa orang tua Afif mendengar dia ingin mendaftar sebagai calon kades, Kiai langsung mendukung anaknya tersebut.
“Kalau kamu mau dan berniat sungguh-sungguh, bapak bisa membantumu,” terang Narno yang menirukan ucapan orang tua Afif.
Senada, Agus salah seorang warga Desa Balongsari mengatakan bahwa, Afif adalah anak seorang Kiai dan sekaligus tokoh partai ternama yang ada di desanya.
“Wajar kalau Afif menang, karena dia didukung orang tuanya yang berprofesi sebagai seorang kiai dan pemilik sekolah madrasah. Di desa kami ada dua basis. Satu basis pak Sutikno (Petahana) dan satu lagi basis dari pak kiai yang didukung partai besar di Blora,” ungkapnya.
Sementara itu, Saman ketua panitia pilkades, Desa Balongsari disinggung terkait adanya isu ada kecurangan dalam pelipatan surat suara, dia mengatakan bahwa, panitia sudah bekerja sesuai aturan yang berlaku.
“Tuduhan itu tidak mendasar, karena kami sudah bekerja sesuai aturan yang ada. Dan panitia sudah berusaha untuk senetral mungkin dalam pilkades ini, jadi isu tersebut hanya fitnah,” jelasnya.
Perlu diketahui, hasil pantauan dilapangan, untuk calon kades ada 3, yaitu M. Afif Hammada, Nanik dan Sutikno (Petahana).
Untuk DPT (Daftar Pemilih Tetap) Desa Balongsari sebanyak 2.203. Dari jumlah tersebut terbagi di 3 dukuhan, yaitu Dukuh Balongsari, Kalisari, Kedungsono.
Pemilih yang datang atau hadir sejumlah 1.890 orang. Terdiri dari dukuh Balongsari 924, dukuh Kalisari 785 dan dari dukuh Kedungsono 181.
Yang tidak hadir sejumlah 313 orang pemilih dari 3 dukuhan tersebut.
(Kari)












