Prime Agri Resources Gelar konsultasi Stakeholder dan sosialisasi di wilayah 1 Landak Area Kuala Behe dan Air Besar

Oplus_131072

STRATEGINEWS. Id. Landak Kalbar- Untuk kedua kalinya, PT. Prime Agri Resources melalui anak perusahaannya PT. Pertiwi Agro Sejahtera (PAS), PT. Kusuma Mentari Makmur (KMM), dan PT. Agro Perindo Utama (APU) menggelar konsultasi Stakeholder dan sosialisasi di wilayah 1 Landak Area Kuala Behe dan Air Besa.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang pertemuan Kantor Camat Kuala Behe, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, pada Rabu (10/6/2026).

Konsultasi stakeholder dan sosialisasi dari Konsultan PT. Dampak Sosial Indonesia sebagai moderator menjadi forum komunikasi antara perusahaan dengan para pemangku kepentingan di wilayah operasional perusahaan.Tujuannya untuk menyerap aspirasi, masukan, serta memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program kerja perusahaan ke depan.

Dalam sosialisasi ini pihak
Perusahaan mengundang unsur Forkopimcam Kuala Behe dan Air besar dan lembaga adat dari 2 kecamatan: Camat Kuala Behe, Air Besar,Kapolsek Kuala Behe dan Kapolsek Besar, Koramil 07 Kuala Behe dan Air Besar, DAD Kuala Behe, DAD Air Besar, Kepala Desa dan para Timanggong, Pasirah adat, Perwakilan Masyarakat serta tamu undangan lain.

Sementara dari pihak perusahaan hadir GM Prime Agri Resources Landak Area, Machmudi, jajaran Management PT. PAS, PT. KMM dan management PT. APU serta konsultan eksternal dari PT. Dampak Sosial Indonesia selaku moderator dalam acara ini.

GM Prime Agri Resources Landak Area, Machmudi dalam sambutannya mengatakan Forum Konsultasi Stakeholder dan Sosialisasi sebagai langkah awal menggali kerja sama dengan para pemangku kepentingan di wilayah operasional.

Dalam forum tersebut, perusahaan menegaskan komitmennya untuk membangun hubungan yang harmonis dengan semua pihak.

Masukan dan arahan dari berbagai stakeholder sangat dibutuhkan agar keberadaan perusahaan bisa memberikan dampak positif yang lebih besar, sekaligus meminimalisir dampak negatif.

“Perusahaan perlu masukan dan arahan dari berbagai pihak yang hadir terhadap keberadaan perusahaan agar kiranya dampak positif dapat kami tingkatkan kembali, dampak negatifnya dapat kami minimalisir,” kata Mahmudi.

Selain itu, forum ini juga menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi antara perusahaan dengan stakeholder, terutama yang berada di lingkungan perusahaan di Kecamatan Kuala Behe dan Air Besar.

“Dengan keberadaan perusahaan ke depan tentunya kami menginginkan saling memberikan kontribusi yang positif,” tambahnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi awal kerja sama yang baik antara Prime Agri Resources dan masyarakat sekitar, sehingga program perusahaan ke depan bisa berjalan selaras dengan harapan warga.

Tri Apriansyah selaku moderator dari Konsultan PT. Dampak Sosial Indonesia menyampaikan, seluruh pokok bahasan yang muncul dalam diskusi akan dirangkum dan disampaikan langsung kepada pihak manajemen perusahaan.

“Dari hasil diskusi ini kami akan menuliskan apa yang menjadi pokok bahan diskusi dan menyampaikan hasilnya kepada pihak manajemen perusahaan,” ujar Tri Apriansyah.

Ia menegaskan, Konsultasi Stakeholder dan Sosialisasi ini merupakan upaya perusahaan agar kemajuan yang dicapai bisa sejalan dengan harapan pemangku kepentingan sekaligus menjaga keberlanjutan usaha ke depan.

“Forum ini menjadi ruang bersama untuk saling mendengar dan memahami, untuk menggali masukan, pandangan, harapan dari aspirasi masyarakat dan pemangku kepentingan,” tambahnya.

Masukan dari stakeholder diharapkan bisa meningkatkan dampak positif perusahaan dan meminimalisir dampak negatif yang mungkin timbul.

Tri Apriansyah juga menjelaskan, forum ini sekaligus menjadi ajang mempererat silaturahmi antara Prime Agri Resources dengan masyarakat sekitar, sehingga keberadaan perusahaan ke depan dapat saling memberikan kontribusi positif.

(Man)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *