Strateginews.id- Sulteng, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Palu, Hj. Diah Puspita, S.A.P., M.A.P., menghadiri kegiatan pertemuan dan silaturahmi bersama Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Provinsi Sulawesi Tengah yang digelar di Food Court Vatulemo, Kota Palu, Sabtu (30/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban tersebut mempertemukan keluarga besar Purna Paskibraka Indonesia Sulawesi Tengah dengan para calon anggota Paskibraka Tahun 2026.
Acara ini menjadi wadah untuk memperkuat silaturahmi, berbagi pengalaman, serta memberikan motivasi kepada generasi muda yang tengah menjalani proses seleksi dan pembinaan sebagai calon pasukan pengibar bendera pusaka.
Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Badan Karantina Nasional, Abdul Kadir Karding, Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulawesi Tengah, Ahmad Mansuri Alfian, jajaran kementerian di Provinsi Sulawesi Tengah, pengurus PPI Sulawesi Tengah, serta para calon anggota Paskibraka Tahun 2026.
Dalam sambutannya, Ketua Diah menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya kepada seluruh anggota PPI maupun calon Paskibraka yang telah menunjukkan komitmen, kedisiplinan, dan semangat untuk mengabdi kepada bangsa melalui Paskibraka.
Menurut Ketua Diah, kesempatan menjadi Paskibraka merupakan sebuah prestasi yang tidak dimiliki oleh semua orang.
Mereka yang terpilih merupakan putra-putri terbaik yang mendapatkan kepercayaan untuk membawa nama baik sekolah, daerah, dan bangsa.
“Saya merasa bangga dapat berada di tengah-tengah keluarga besar Purna Paskibraka Indonesia Sulawesi Tengah. Adik-adik calon Paskibraka harus menyadari bahwa kalian adalah generasi pilihan yang telah melalui berbagai tahapan seleksi. Kepercayaan ini harus dijaga dengan baik,” ungkap Ketua Diah.
Sebagai seorang purna Paskibraka, Ketua Diah mengaku memahami berbagai tantangan yang dihadapi selama proses pembinaan.
Karena itu, dirinya ingin terus hadir memberikan dukungan dan semangat kepada generasi penerus agar tetap optimistis dan mampu menyelesaikan seluruh tahapan dengan baik.
Ketua Diah juga mengingatkan bahwa setiap proses yang dijalani saat ini akan memberikan pelajaran berharga yang bermanfaat dalam kehidupan di masa mendatang.
“Latihan yang berat, rasa lelah, dan berbagai tantangan yang kalian hadapi hari ini akan berlalu. Namun pengalaman menjadi Paskibraka akan selalu melekat dan menjadi kebanggaan sepanjang hidup. Nilai-nilai yang kalian peroleh selama proses ini akan menjadi bekal yang sangat penting untuk masa depan,” tutur Ketua Diah.
Lebih lanjut, Ketua Diah menekankan bahwa Paskibraka memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berintegritas, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki jiwa kepemimpinan dan nasionalisme yang kuat.
Menurut Ketua Diah, menjadi Paskibraka bukan hanya tentang kemampuan mengibarkan bendera atau keterampilan baris-berbaris, tetapi juga tentang bagaimana membangun karakter dan sikap yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, daerah, dan negara.
“Jadilah generasi yang mampu menjaga nama baik sekolah, daerah, dan bangsa. Paskibraka mengajarkan banyak hal, mulai dari disiplin, loyalitas, kerja sama, kepemimpinan, hingga rasa cinta tanah air. Nilai-nilai inilah yang harus terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Ketua Diah.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara para purna paskibraka dan calon anggota Paskibraka, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam mencetak generasi muda Sulawesi Tengah yang berprestasi, berkarakter, dan memiliki komitmen kuat untuk mengabdi kepada bangsa dan negara. ( Damai Tebisi).












